MATARAM - Manggung di kota-kota di Indonesia dipenuhi puluhan ribu penonton sudah biasa untuk Ahmad Dhani - Dewa 19. Ini menjadi tidak biasa kalau dia tampil panggung terbuka di Malaysia. Selama ia manggung di lima kota se Malaysia, hanya ditonton oleh 10.000an orang. Jumlah tersebut sudah bisa disebut rekor penonton.
Ahmad Dhani yang menjadi pentolan manajemen Republik Cinta tersebut mengatakan warga Malaysia tidak terbiasa keluar rumah untuk menyaksikan pertunjukan musik. ”Mungkin belum terbiasa,” katanya.
Ini berbeda kalau manggung di kota besar di Indonesia termasuk Mataram yang kemungkinan semua warga ikut menonton. ”Antusiasme cukup besar. Tidak bisa dibilang di sini tidak apresiatif,” ujarnya sewaktu berbicara sebelum The Rock Indonesia manggung bersama Class Mild di lapangan Dirgantara Rembiga Mataram, Sabtu (3/5).
The Rock Indonesia adalah bayangan dari proyek solo Ahmad Dhani yaitu The Rock yang dibentuk bersama musisi Australia Michael Christoper Bennet (drum), Zachary Haider (bass), Clancy Alexander Tucker (gitar). ”Ya kalau diundang ekonomi kuat, ngajak yang bule ini,” katanya.
The Rock Indonesia ada dua cewek lokal Mitha (gitaris) dan Princess (basis). Kenyataannya, sudah album the Rock sudah terjual 175.000 keping. Bahkan mendapatkan julukan sebagai raja ring back tone karena paling banyak didown load oleh 75.000 orang.
Di Mataram, adalah tampilan keduanya setelah sebelumnya bermain di Purwokerto. Sesuai dananya, kata Ahmad Dhani, kelompok musik yang berada di bawah Republik Cinta bisa memenuhi kebutuhan penyelenggaranya. ”Tapi yang disyukuri bahwa The Rock Indonesia bisa manggung sebagai bintang utama,” ucapnya.(supriyantho khafid)


