Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Saturday, 3 May 2008 • NASIONAL

MATARAM - Selama 2007, Badan Pembina Pahlawan (BPP) Pusat yang diketua Menteri Sosial Bachtiar Chamsah masih memproses usulan 24 orang pejuang sebagai pahlawan nasional. Oleh Sekretaris Negara baru empat orang yang disetujui melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia. Usulan dari daerah harus diajukan oleh BPP Daerah (BPPD) dilengkapi persyaratan yang ditetapkan. Saat ini sudah terdaftar 141 orang pahlawan nasional Indonesia.

Setiap usulan yang diajukan oleh BPPD melalui BPP diseleksi persyaratan administrasinya. Tahun 2007 lalu dari 24 calon yang diajukan hanya 7 calon yang bisa diloloskan ke Dewan Kehormatan Pemberian Tanda Gelar.Kendala yang ada biasanya tidak dapat memenuhi persyaratan yang harus disiapkan.

Untuk pengajuan calon pahlawan nasional tersebut meliputi kriteria warga negara Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya memimpin dan melakukan perjuangaqn bersenjata atau politik atau bidang lain, melahirkan gagasan atau pemikiran besar, karya besar yang mendatangkan manfaat harkat dan martabat bangsa. Lainnya, harus memenuhi persyaratan usulan dan telah diabadikan namanya, meneuhi prosedur.

Kepala Sub Direktorat Nilai Kepahlawanan Keperintisan dan Tanda Jasa Departemen Sosial M Nur Soleh mengemukakannya di sela Seminar Nasional Pengusulan Sultan Bima almarhum Muhammad Salahuddin di Mataram, Sabtu (3/5). ”Seleksinya di pusat sangat independen. Tidak bisa diintervensi. Lepas dari masalah politik,” ujarnya.

Dari daerah, usulan diajukan melalui BPPD yang diketuai Gubernur. Ternyata setelah diterapkannya otonomi daerah, dari 33 provinsi se Indonesia baru ada enam provinsi yang telah membentuk BPPD. Karenanya, perjuangan mengusulkan Sultan Bima almarhum Muhammad Salahuddin masih cukup panjang. ”Jangan berpikir cukup sekali seminarnya,” katanya.

Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Ma?sum mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata mendukung pengajuan Sultan Bima tersebut sebagai pahlawan nasional. ” Almarhum memiliki nama besar yang memenuhi syarat. Cukup bukti catatan sejarah,” ucapnya sebelum membuka seminar tersebut.

Hadir ikut berbicara Ketua BPPD Jawa Barat Prof.Dr.Nina Herlina Lubis MS yang mengkaji perjuangan Muhammad Salahuddin, dan seorang ahli sejarah Prof.Dr.Taufik Abdullah yang berbicara tentang Pahlawan, Masyarakat dan Sejarah.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/20/2008 06:08 am | 5 Comments
» 3 KELOMPOK PETANI ANGGREK DIBANTU RP750 JUTA
11/20/2008 12:49 am | 1 Comment
» PEMPROV NTB SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN
11/19/2008 10:53 pm | 1 Comment
» ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN 4-9 PERSEN
11/19/2008 09:09 pm | 1 Comment
» NTB TERIMA RIBUAN GURU BARU
11/19/2008 02:31 pm | 6 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge