Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Wednesday, 23 April 2008 • KESEHATAN

MATARAM - Sejak dibentuknya Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) 2006, sudah 13 orang dokter yang ditindak karena melakukan kesalahan dalam menjalankan praktek. Kecilnya jumlah dokter yang ditindak MKDKI tersebut karena tergantung pengaduan masyarakat yang masih terbatas. Karenanya, MKDKI melakukan safari sosialisasi keberadaannya di berbagai daerah.

Ketua MKDI Sabir Alwy memperkirakan setelah masyarakat mengenal lembaga yang dipimpinnya tersebut, pengaduan meningkat sehingga bisa menindak dokter yang melakukan kesalahan. ”Tindakan yang diambil oleh MKDKI adalah teguran tertulis dan izin prakteknya dicabut karena malpraktek,” kata Sabir Alwy di sela sosialisasi pedoman kemitraan hubungan dokter dan pasien di Balai Pelatihan Kesehatan Nusa Tenggara Barat, Selasa (22/4).

Para dokter yang diambil tindakan karena melakukan kesalahan adalah berasal dari berbagai kota : Jakarta, Medan, Sorong dan Jawa Tengah.

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hak-hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis serta kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan dokter terhadap pasien. .Selama ini, diakuinya, masyarakat masih belum banyak mengetahui yang harus mereka lakukan sewaktu mengalami kesalahan praktek oleh dokter yang berakibat merugikan pasiennya. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang cukup serta mengetahui langkah-langkah apa yang harus ditempuh tatkala merasa dirugikan akibat dari praktek dokter yang dianggap merugikan.

Ketua Devisi Pembinaan Konsil Kedokteran, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Prof.Dr. Mulyohadi Ali, mengatakan, upaya peningkatan pelayanan medik dilakukan antara lain, dengan mengesahkan standar pendidikan dokter dan standar kompetensi dokter, ”Setelah dokter terjun ke masyarakat perlu pembinaan lebih lanjut agar kinerja dokter selalu poisitif,” ujarnya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/20/2008 06:08 am | 5 Comments
» 3 KELOMPOK PETANI ANGGREK DIBANTU RP750 JUTA
11/20/2008 12:49 am | 1 Comment
» PEMPROV NTB SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN
11/19/2008 10:53 pm | 1 Comment
» ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN 4-9 PERSEN
11/19/2008 09:09 pm | 1 Comment
» NTB TERIMA RIBUAN GURU BARU
11/19/2008 02:31 pm | 6 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge