MATARAM - Penyelam teknik asal London Inggris William Goodman, 31 tahun, yang akan menyiptakan rekor 100 jam di dalam perairan Gili Trawangan, masih mengalami kendala perlengkapan selamnya seharga Rp40 juta di Jakarta. Barang-barangnya berupa pakaian kedap air, helm dan alat komunikasi di dalam air tersebut masih tertahan di Bea Cukai Soekarno Hatta.
Asisten II Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Bakri menyatakan Pemerintah Provinsi NTB akan membantu memberikan rekomendasi barang-barang itu tidak untuk diperjual belikan. ”Semuanya untuk keberhasilan menyelam 100 jam saja,” ucapnya, selesai rapat teknis di kantor Gubernur NTB, Rabu (9/4). Hadir Wakil Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Syabirin Rifainy, Kepala Dinas Pariwisata Seni Budaya Lombok Barat Tjokorda Suthedra Rai, dan Kapolres Lombok Barat AKB Ruslan.
Ketua Tim Penyelaman 100 jam Guy Somers menjelaskan bahwa untuk keberhasilannya, dibutuhkan peralatan yang didatangkan dari Inggris. ”Equipmentnya antara lain berupa masker, komputer, obat-obatan,” katanya. Biaya lainnya sekitar Rp50 juta diperlukan untuk produksi filem dokumentasi yang mendatangkan awak filem bawah laut dari Afrika.(supriyantho khafid)


