TANJUNG PINANG - Untuk pertama kalinya sebuah kapal perintis diserahkan ke daerah wilayah barat Indonesia. KM Gunung Bintan yang dapat mengangkut 350 orang penumpang seharga Rp20,17 miliar diterima oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Pelabuhan Bintan Pura di Tanjung Pinang, Rabu (2/4) siang.
KM Gunung Bintan type 250 DWT, panjangnya 58 meter, lebar 10,2 meter menggunakan dua mesin dan tambahan dua mesin bantu, memiliki bobot 750 ton.
Ini adalah kapal ke 21 dari 25 unit kapal dari proyek tahun 2006 dan 2007 yang diberikan oleh Departemen Perhubungan untuk daerah kawasan timur Indonesia. Sisa empat unit kapal lainnya, menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Susetio W Hadi selaku pemimpin proyek mengatakan kapal selanjutnya akan diserahkan di Tual Maluku Tenggara, Merauke Papua dan Manokwari di Irian Jaya Barat, Bima Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Pisang Kalimantan Tengah. ”Semuanya selesai tahun ini,” katanya.
Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah mengatakan kebutuhan kapal itu untuk menghubungkan empat kabupaten dan dua kota yang terpencar di berbagai penjuru termasuk Kepulauan Natuna yang lebih ke Vietnam. ”Sembilan puluh enam persen wilayah disini adalah laut,” ucapnya. Apalagi, daerahnya bertetangga dengan negeri jiran yang sangat maju infrastrukturnya Singapura dan Malaysia. Tidak hanya laut, Kepulauan Riau juga meningkatkan bandaranya.
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal meminta Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah ikut mengawasi pemanfaatannya. ”Termasuk pengawasan pelabuhan yang dikelola Pelindo ini,” ujarnya.(supriyantho khafid)


