MATARAM - Dua unit gedung serba guna (GSG) masing-masing senilai Rp1,2 miliar untuk keperluan pemerintah dan masyarakat di Sekongkang dan Maluk Kabupaten Sumbawa diserahkan oleh Manajer Senior Hubungan Eksternal PT Newmont Nusa Tenggara Malik Salim kepada masing-masing camat setempat dalam acara silaturahmi Rabu-Kamis (26-27/3). Sampai saat ini, sudah tiga unit GSG yang dibangun untuk kepentingan masyarakat pedesaan di sekitar wilayah tambang. Sebelumnya, GSG yang sama diberikan di Desa Tongo Kabupaten Sumbawa Barat. Satu lagi, belum selesai dibangun, di Kecamatan Jereweh.
GSG Maluk yang berukuran panjang 28 meter, lebar 18 dan tinggi 10 meter ini berdiri di atas lahan seluas 1,2 hektar. Gedung memiliki tiga lapangan bulutangkis, satu meja pingpong, ruang ganti, toilet, kantin dan gudang. Sedangkan GSG Sekongkang berdiri di atas lahan seluas 40 are dengan luas bangunan dan fasilitas yang serupa dengan GSG Maluk.
GSG ini bisa disebut satu-satunya bangunan megah di setiap lokasi desa yang memperoleh bantuan tersebut. Sesuai peruntukannya, GSG ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan olahraga, pertemuan dan penyelenggaraan hajatan seperti pesta perkawinan atau pentas hiburan. Karenanya, masyarakat tidak perlu kesulitan mencari tempat untuk pelbagai kegiatan sosial dan keolahragaan karena semuanya bisa diselenggarakan di sini.
Manajer Senior Hubungan Eksternal PT NNT Malik Salim dalam keterangan pers yang diberikan Jum’at (28/3) sore mengemukakan bahwa pembangunan gedung serbaguna ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembangunannya pun dilakukan dengan partisipasi masyarakat setempat. ”Lahan disediakan oleh masyarakat, PT NNT membangun gedung dan perlengkapannya,” katanya.
Pembangunan kedua gedung dilakukan oleh kontraktor lokal yang berasal dari kedua kecamatan tersebut, Maluk dan Sekongkang. Pengelolaan gedung diserahkan kepada pemerintah desa dan kecamatan. Selain bantuan bangunan dan alat-alat olahraga PT NNT juga akan membantu biaya operasional gedung selama tiga bulan pertama. Seterusnya dengan pendapatan dari penyewaan gedung, pengelola diharapkan bisa mandiri dalam menanggung biaya pengelolaan dan perawatan gedung.
Agar manfaat gedung ini bisa berlanjut, Malik berharap gedung ini dapat dikelola dan dirawat dengan sebaik-baiknya. ”Bangunan yang megah dan bagus ini harus dirawat dengan baik agar bisa terus dimanfaatkan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang. Kebersihan gedung dan lingkungannya juga harus dijaga,”kata Malik.(supriyantho khafid)


