MATARAM - Gili Rengit, pulau seluas 22 hektar tanpa penghuni sudah dikuasai kepemilikannya oleh perorangan. Pulau yang terletak di Dusun Pegametan Sekotong Lombok Barat dan berada di seberang timur pulau Bali, terletak satu jam perjalanan dari Bali maupun ke arah selatan dari kawasan wisata Senggigi.
Sempat diributkan tawaran penjualannya juga melalui internet itu, sudah dimiliki keluarga Gede Wiratha, 51 tahun, Presiden Direktur PT Gede Kadek Brother Layar Antar Nusa - pemilik Bounty Cruises. Wiratha yang pernah hidup dan dibesarkan orang tuanya selaku pejabat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram, juga menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri Bali.
Gili Rengit yang pantainya berpasir putih dan dipenuhi pepohonan sehingga tampak rindang, sudah menjadi miliknya dan dua orang anggota keluarganya sejak tahun 1979. ”Saya sudah memperoleh sertifikat dan izin mendirikan hotel di sini,” ujarnya, sewaktu mengajak pelaku pariwisata dan wisatawan berlibur, Jum’at (7/3) lalu.
Dikatakan, sudah diperoleh izin pembangunan vila hotel berkamar 220 unit dan 40 unit akan berada di atas air. Dilengkapi lapangan golf mini 9 hole. Di sana, sebenarnya sudah ada tanda-tanda mendirikan bangunan namun tidak dilanjutkan dan adanya tiang antena seluler yang roboh.(supriyantho khafid)


