MATARAM - Jum’at (7/3) petang kemarin, di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (Ponpes NW) di Desa Anjani Kabupaten Lombok Timur, Golkar melakukan koalisi dengan Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Patriot Pancacila dan 15 ormas - untuk memenangkan Lalu Serinata - masih menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) - dalam pemilihan kepala daerah, 7 Juli mendatang. Sedangkan bakal calon wakilnya masih akan dibicarakan hingga akhir Maret mendatang. Pendaftaran sebagai calon ke Komisi Pemilihan Umum NTB dimulai 1 April.
Adapun 15 ormas yang ikut koalisasi Golkar tersebut selain Ponpes NW Anjani juga Ponpes At-Thohiriyah di Bodak dan Ponpes Darul Muhajiri di Praya Kabupaten Lombok Tengah yang kesemuanya memiliki masing-masing jamaah puluhan ribu orang di Lombok dan Sumbawa. ”Jumlah keseluruhan pendukung partai dan ormas itu mencapai 1,2 juta orang,” kata Pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar NTB Thori AM, seusai penanda tanganan koalisi oleh para ketua partai di depan 30an tuan guru (pemuka agama) se pulau Lombok dan ribuan jamaah Ponpes NW tersebut. Menurutnya, masih terbuka koalisi oleh partai dan ormas lainnya yang berminat bergabung dengan Golkar.
Sebenarnya, sebelumnya PBR sudah melakukan koalisi dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat. Namun belum didapat informasi kemungkinan keduanya juga bergabung dengan Golkar. Ketua PBR NTB Abdul Hayi Nukman mengatakan pilihan melakukan koalisi dengan Golkar melihat figur Lalu Serinata. ”Kami berpihak kepada NW yang memilih dukungannya,” ucapnya. Istrinya, Siti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid adalah ketua umum PB NW di Anjani. Setelah meninggalnya pendiri NW Tuan Guru Kiyai Haji Zainuddin Abdul Madjid, mengalami perpecahan. Di Pancor, PB NW kubu anak pertamanya Siti Rauhun.
PBR menggandeng Golkar memilih Serinata bakal calon gubernur tersebut bakal membuat seru pilkada di NTB ini. Sebab, sebelumnya NW Pancor melalui Partai Bulang Bintang yang didukungnya berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera, telah menyalonkan anak dari Siti Rauhun yang menjabat ketua umum PB NW di Pancor Zainul Majdi yang sehari-hari menjadi anggota DPR RI.(supriyantho khafid)


