MATARAM - Karena Nyepi Tahun Saka 1930, penyeberangan kapal feri dari Lembar Lombok - Padang Bai Bali ditutup selama sehari, Jum’at (7/3). Di Lembar penutupan dilakukan setelah pukul 21.20 Waktu Indonesia Tengah (Wita) dan buka kembali mulai Sabtu (7/3) pukul 01.20 Wita. Sebaliknya di Padangbai, penyeberangan ditutup Jum’at (7/3) pagi pukul 04.00 Wita dan dibuka kembali Sabtu (8/3) pukul 08.00 Wita.
Menurut penjelasan Manajer Operasional Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Lembar - Padangbai Selamet Suyono kepada Tempo, Kamis (6/3) pagi, dari Lembar pemberangkatan terakhir kapal feri Kamis (6/3) malam pada pukul 21.20 dan diharapkan sudah berlabuh di Padang Bai pada pukul 01.30. ”Sehingga masih bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Mulai Rabu (5/3) malam, arus penyeberangan sudah mulai meningkat sekitar 10 persen untuk pengendara roda dua yang kemungkinan ingin Nyepi di rumah asal keluarganya di Bali dan truck barang tujuan Jawa. Sebaliknya dari Padang Bai hanya dipadati angkutan barang.
Rute Lembar - Padang Bai banyak dilalui kendaraan penumpang dan barang tujuan Surabaya, Malang dan Jakarta sehingga dapat melanjutkan perjalanannya menjangkau Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Setiap harinya, dari 17 trip di rute tersebut dilewati 450 unit kendaraan roda empat baik bus penumpang (tanpa dihitung jumlah penumpangnya) maupun truck barang hasil bumi ke Jawa maupun sebaliknya kebutuhan ekonomi dari Surabaya. Selain itu, juga terdapat 130-140 penumpang pejalan kaki (tanpa kendaraan) dan 70-80 unit kendaraan roda dua.(supriyantho khafid)


