MATARAM - Arus wisatawan mancanegara (wisman) terlihat berdatangan dari Bali ke Lombok di Bandara Selaparang Mataram, mulai Kamis (6/3) pagi. Mereka berlibur ke Lombok untuk ”menghindari” Nyepi di Bali yang berlangsung Jum’at (7/3). Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang biasanya hanya mengangkut 80 persen dari kapasitas tempat duduk mengalami penuh. Bahkan sehari-harinya MNA hanya tiga penerbangan terpaksa menambah satu jadwal tambahan pukul 18.00.
Menurut Airport Manager MNA Williem Mondolang, ada peningkatan permintaan calon penumpang di Bandara Ngurah Rai untuk terbang ke Selaparang yang melebihi kapasitas muat. Kalau biasanya MNA menggunakan MA 60 (sejenis Fokker 27) kapasitas 56 seat dua kali maka akan ditambah sekali terbang dan Fokker 100 kapasitas 109 seat sekali jadwal. ”Dari Bali penuh muatan penumpangnya. Rata-rata wisman,” kata Williem.
Duty Manager Selaparang Airport Suwardi kepada LombokNews, mengatakan ada 2.500 orang penumpang yang menggunakan penerbangan datang dan pergi dari Ngurah Rai ke Selaparang masing-masing tujuh penerbangan terjadwal. Mereka diangkut oleh tiga penerbangan MNA, dua dari maskapai Trigana dan dua dari Indonesia Air Transport.
Kepala Sub Dinas Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat Mahdi menyebutkan keberadaan destinasi wisata di Lombok merupakan pilihan saling mendukung kepentingan wisatawan yang tidak ingin segera pulang ke negerinya. ”Ini merupakan bentuk sinergi saling memberikan dukungan,” ujarnya.(supriyantho khafid)


