Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Friday, 22 February 2008 • DAERAH

MATARAM - Rapat Tim Pilkada Golkar Pusat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menghasilkan pejabat lama Gubernur Lalu Serinata yang juga Ketua DPD Golkar NTB memenangkan pemilihan bakal calon untuk maju dalam pemilihan gubernur yang akan berlangsung 7 Juli 2008 nanti. Dari 96 suara yang ditetapkan dalam pemilihan di Hotel Novotel Serenting Kuta Lombok Tengah, Kamis (21/2) malam, Serinata mengumpulkan 64 suara menyisihkan empat orang peserta bakal calon dilingkungan kader Golkar.

Berlangsung selama satu jam setelah pembukaan oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono, pemilihan yang berakhir pukul 23.30 Waktu Indonesia Tengah diikuti oleh sembilan DPD Golkar se NTB ditambah organisasi sayap partai dan suara DPP. Walikota Mataram Moh.Ruslan yang juga Ketua DPD Golkar Mataram mendapatkan 16 suara, mantan Ketua DPD Golkar NTB Mesir Suryadi (6), Bupati Bima Ferry Zulkarnain (5) dan Direktur Utama Lombok Post Ismail Husni (5).

Lalu Serinata yang pada pemilihan gubernur periode 2003-2008 diajukan oleh Partai Persatuan Pembangunan berasal dari etnis Lombok masih akan memilih calon wakil gubernur pendampingnya, yang dipastikan berasal dari pulau Sumbawa. Golkar juga akan membuka koalisi dengan partai lain, diantaranya Partai Bintang Reformasi yang memiliki basis jamaah Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Anjani Lombok Timur. Pasangan mereka ini dipastikan akan bersaing dengan calon Partai Bintang Bulan (yang memiliki basis Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Pancor)-Partai Keadilan Sejahtera Tuan Guru Bajang Kiyai Haji Zainul Majdi-Badrul Munir dan calon Partai Persatuan Pembangunan Zaini Arony-Nurdin Ranggabarani.

Agung Laksono sewaktu berbicara pada acara pembukaan, mengemukakan selama tahun 2008 ini ada belasan daerah yang melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada). Mulai dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur dan Maluku. Diakuinya bahwa kalau ada kader Golkar yang kalah dalam pilkada, bukan karena ketidak mampuan calon lawan yang lebih besar. Tapi karena adanya masalah mesin politik partai. ”Mudah-mudahan calon Golkar mampu memenangkannya. Pasti bisa kalau mau melaksanakan mesin partai,” katanya. Menurutnya faktor perpecahan internal Golkar sudah lewat.

Dikatakan bahwa pilkada cukup banyak menyita waktu dan pikiran karena adanya rivalitas tersendiri dalam penyalonan yang dibumbui rekayasa. Juga ditengarai adanya pelanggaran yang membuat keruh suasana. ”Pemilihan ini mempunyai potensi yang menimbulkan konflik,” ucapnya.(supriyantho khafid)

3 Comments »
  • hidup Tuan Guru Bajang!!!!!

    Comment by abs — February 22, 2008 @ 8:36 am

  • Menyikapi pilkada Prov. NTB yang akan berlangsung bulan Juli mendatang, masyarakat NTB hendaknya lebih memfokuskan pandangan lebih jauh ke depan dan tidak terjebak oleh bayangan “Tokoh Kesayangan” yang dijadikan sebagai tumpuan harapan. Dalam berpolitik praktis, siapa saja boleh tampil sebagai pemimpin. Namun perlu diingat bahwa, dalam “kepemimpinan”, seorang pemimpin hendaknya memiliki loyalitas serta professionalisme yang tinggi, mengerti betul situasi dan lingkungan serta kemajemukan rakyat yang dipimpinnya tanpa memandang sebelah mata.Di NTB ini, meskipun masyarakatnya mayoritas muslim namun sejarah telah mencatat bahwa, masyarakat NTB sudah sangat terbiasa hidup berdampingan dengan tetangganya yang non muslim (Hindu,Budha Kristen, dll)sehingga keharmonisan dan stabilitas keamanan tetap terjaga dan kemajuan dalam bidang apapun akan dapat dicapai. Kayaknya Allah SWT sudah memang menciptakan sesuatu kepada makhluknya secara proforsional dan bijaksana. Para montir hendaknya harus menekuni bidangnya sendiri, para petani hendaknya berfikir bagaimana cara untuk meningkatkan produksi pertaniannya, para insinyur juga hendaknya mampu mengembangkan ilmu pengetahuannya dan para ustadz maupun kiyai juga hendaknya concern terhadap “Da’wah Bil Haq” untuk meluruskan para umatnya. Bagi saya pribadi, para kiyai maupun tuan guru maupun ulama terhormat sebaiknya tetap pada profesinya sebagai tokoh dan ulama yang senantiasa disegani oleh semua umat. Untuk pemilihan calon Kepala Daerah maupun Presiden sekalipun, sebaiknya para Tuan Guru maupun Ulama di manapun berada hendaknya lebih concern terhadap pemberian dukungan terhadap siapa “figur” yang layak dan pantas untuk didukung maju sebagai pemimpin.
    Wassalam,
    Zunnunil Masri

    Comment by Zunnunil Masri — February 22, 2008 @ 11:02 am

  • saya sepakat saudara zunnunil masri.
    Hidup NTB..!!!

    Comment by kholid karyadi — February 27, 2008 @ 10:04 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
    11/20/2008 06:08 am | 5 Comments
    » 3 KELOMPOK PETANI ANGGREK DIBANTU RP750 JUTA
    11/20/2008 12:49 am | 1 Comment
    » PEMPROV NTB SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN
    11/19/2008 10:53 pm | 1 Comment
    » ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN 4-9 PERSEN
    11/19/2008 09:09 pm | 1 Comment
    » NTB TERIMA RIBUAN GURU BARU
    11/19/2008 02:31 pm | 6 Comments
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge