MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) kembali menyediakan dana subsidi suku bunga untuk membantu pinjaman pengusaha kecil menengah hingga Rp4 miliar. Sedangkan subsidi transportasi guna membuka akses ekonomi dari Lombok ke Sumbawa, Dompu dan Bima memberikan dana sebesar Rp5,5 miliar.
Pemberian subsidi suku bunga tersebut adalah terobosan yang dirintis oleh Pemprov NTB sejak tahun anggaran 2007 lalu. ”Tahun ini berlanjut. Kenyataannya secara nasional juga diikuti oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Bidang Data dan Statistik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat (Bappeda NTB) Herry Erpan Rayes, Selasa (22/1).
Dijelaskannya bahwa pinjaman pengusaha kecil dan menengah tanpa agunan dilakukan melalui bank yang ditunjuk. Untuk tahun ini, direalisasikan mulai bulan Pebruari mendatang. Tahun 2007 lalu, setiap pengusaha yang memperoleh pinjaman sekitar Rp5 juta - Rp10 juta tergantung kelayakannya, ditanggung suku bunganya berdasar ketentuan yang berlaku. Serapannya mencapai 80 persen dari pagu yang disediakan sebesar Rp3,5 miliar.
Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTB 2008, keseluruhan subsidi yang disediakan mencapai Rp9,594 miliar. Keseluruhan dana subsidi tahun 2007 Rp6,064 miliar.
Selain subsidi suku bunga, transportasi membuka keterisoliran daerah, baik melalui darat, laut dan udara disiapkan dana sebesar Rp5,554 miliar. Untuk bus perintis dialokasikan Rp2 miliar, angkutan laut Rp650 juta dari Pelabuhan Kayangan Lombok ke Pelabuhan Badas di Sumbawa, Calabahi di Dompu dan Bima.
Adapun transportasi udara disediakan subsidi penerbangan dari Mataram ke Sumbawa Besar Rp2,016 miliar dan .Mataram - Bima Rp2,688 miliar. ”Nyatanya, subsidi ini memurahkan ongkos naik pesawat. Dan dari dan ke Bima tidak lagi harus melalui Denpasar,” ujar Kepala Dinas Perhubungan NTB Soekartadji Anwar.(supriyantho khafid)


