MATARAM - Setelah lama menjadi rahasia umum ketidak harmonisan hubungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Serinata, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Nanang Samodra berhasil dicopot dari jabatannya, Jum’at (18/1) pagi. Setelah lengser, yang pasti jabatan yang diperolehnya hanyalah sebagai tenaga fungsional perencana di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappeda) NTB.
Melalui pelantikan sebagai pejabat baru Abdul Malik yang semula Asisten II Sekda oleh Gubernur NTB Lalu Serinata yang berlangsung di Graha Bhakti Praja, maka Nanang Samodra kehilangan jabatan Sekda yang dipegangnya selama hampir lima tahun kurang tiga pekan. Pengangkatan Abdul Malik berdasar surat keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pelantikan Abdul Malik, dua orang calon yang diajukan mengikuti fit and proper test Kepala Bappeda NTB Lalu Fathurrahman dan widyaiswara Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) NTB Djaswad tidak ada yang hadir.
Sewaktu melantik Abdul Malik, dalam sambutannya Gubernur NTB Lalu Serinata mengatakan bahwa sepenuhnya pengangkatan Sekda NTB menjadi kewenangan pemerintah pusat. Gubernur pada dasarnya hanyalah sebatas mengusulkan nama pejabat yang dipandang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk diusulkan kepada presiden melalui mendagri. ”Namun yang terpenting, pergantian pejabat, pergeseran termasuk pergantian sekda adalah proses yang lumrah,” ujarnya. Karenanya, ia mengajaknya bersikap proporsional dan sewajarnya.
Sebelumnya, sudah berulang kali Nanang Samodra diusulkan ke Menteri Dalam Negeri untuk diganti, tetapi gagal. Terakhir, akhir 2007 lalu, diusulkan tiga nama penggantinya Kepala Bappeda NTB Lalu Fathurrahman yang dikabarkan sebagai calon jadinya Gubernur NTB Lalu Serinata, Asisten II Sekda Abdul Malik dan seorang widyaswara Badiklat NTB Djaswad. Ternyata setelah menjalani fit and proper tes, Malik yang dipilih oleh Departemen Dalam Negeri.
Dicopotnya Nanang Samodra dari jabatan sekda NTB, menambah riuhnya suasana menjelang pemilihan gubernur NTB periode 2008-2013 yang akan berlangsung akhir Juni 2008 nanti. Selain Nanang Samodra yang menyalonkan diri, Gubernur NTB Lalu Serinata yang juga ketua DPD Golkar NTB akan ikut maju pemilihan melalui konvensi yang diadakan Februari 2008 mendatang.
Sewaktu ditemui sebelum acara dimulai, Nanang Samodra mengaku akan ikut maju sebagai bakal calon gubernur NTB. ”Minggu depan akan dilakukan deklarasinya,” ujarnya kepada LombokNews. Untuk persiapannya, ia sudah mendaftar melalui beberapa partai besar, termasuk Partai Persatuan Pembangunan dan konvensi Partai Golkar. Dan untuk memantapkan keberhasilannya, Lingkaran Survei Indonesia yang dipimpin direktur eksekutif-nya Denny JA diminta untuk membantu menanganinya.(supriyantho khafid)


