<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: GUBERNUR NTB LAPOR PULAU PANJANG</title>
	<link>http://lomboknews.com/2007/12/15/gubernur-ntb-lapor-pulau-panjang/</link>
	<description>LombokNews.Com - Lombok Sumbawa Online</description>
	<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 20:24:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>

	<item>
		<title>By: mr.x</title>
		<link>http://lomboknews.com/2007/12/15/gubernur-ntb-lapor-pulau-panjang/#comment-1769</link>
		<author>mr.x</author>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 01:49:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://lomboknews.com/2007/12/15/gubernur-ntb-lapor-pulau-panjang/#comment-1769</guid>
					<description>ass.war.wab..berhubung akan di selenggarakan pemilihan kepala daerah baik di tingkat propinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota, tentunya calon-calon yang akan menjadi pemimpin sudah di persiapkan, untuk itu saya sebagai masyarakat melihat dan merasakan kinerja-kinerja pemimpin selama saya hidup di negeri tercinta ini dan selama saya bisa merasakan bagaimana dampak dari kepemimpinan para pemimpin yang telah terpilih, dari dekade-kedekade kekuasaan para pemimpin daerah baik di tingkat 1 maupun di tingkat 2 belum saya rasakan puas di batin saya dan bukan hanya itupula di batin para rakyat pun merasakan hal seperti saya...para pemimpin yang mereka rasakan walaupun mereka tidak bisa mengungkapkan isi hati mereka akan tetapi karena punya keterbatasan untuk itu...situasi politik yang tidak wajar karena politik di salah artikan atau di persepsikan dengan hal-hal bahwa politi itu kotor,,,pada hal politik itu bisa di artikan ke dalam hal yang negatif, para perwakilan kita yang memboncengi calon2 kita tidak perna lepas dari kepentingan yang kotor, moral, etika, sudah tak ada lagi, karena kekuasaan,calon2 pemimpin sudah tidak di percayakan lagi oleh rakyat karena suara sudah menjadi bisnis di dalam dunia politik, apakah kita akan terus begini?... tengoklah negara di seberang kita, seperti jepang dan negara tentangga lainya.. negara jepang masyarakatnya tidak beragama...dan tidak mengerti apa sebenarnya tuhan itu dan berada dimana, mereka tidak tau..tapi masalah moral dan etika jepang no satu...tindakan mereka adalah tindakan beragama walaupun tidak beragama...Korupsi nol porsen bisa di bilang begitu, sedangkan kami negara yang bisa di bilang beragama,ayat-ayat suci di kumandangkan di mana,, bisa di bilang munafik alaulam bisawat... kapan pemimpin kita bisa berfikir bagaimana daerah kita masyarakat kita bisa merasakan tenang,bahagia, dan sejahtera..pencuri di mana2 dari kelas atas sampai kelas bawah..gimana ekornya tidak mencuri kalau otaknya lebih bejat....masya allah.. kwalitas sumberdaya manusia sudah tidak bisa di perhatikan lagi...yang kita liat hanyalah orang-orang yang berduit dan punya jabatan yang bisa memilki posisi,,duit dari hasil tidak benar jabatan dari nepotisme, masya allah orang-orang pintar mau di kemanakan?...penempatan posisi tidak pernah benar,,, manipulasi di mana-mana.. untuk para calon pemimpin jangan pernah berfikir dengan membeli kendaraan untuk bisa mencapai suatu tujuan adalah tujuan yang muliah, itu adalah salah besar, jangan jadikan diri kita sebagai topeng masyarakat, biarkan para intlektual-intlektual yang menentukan karena rakyat sekarang di kendalikan oleh orang-orang yang bisa menghipnotis pemikiranya oleh orang-orang jahat..yang selalu mengatasnamakan pahlawa kesiangan.....untuk itu saya berpesan sebagai calon pemimpin nanti..jangan yang pernah memimpin baik yang pernah memimpin di level bawah maupun level atas..apakah kita masyarakat ini goblok..yang sudak kita tau kinerja gimana kita pilih....saya himbau kepada penjilat2 yang mengatasnamakan dirinya team sukses...jangan terlalu berharap makan dari uang para calon2 karena itu adalah uang haram karena itu sifat nya politik...jadi uang politik itu haram....siapan pun yang bilang ini benar silakan kirim hadisnya...untuk itu pemimpin yang kami harapkan adalah pemimpin intlektual dan beragama serta mengerti dengan ilmu negara, dan berwawasan luas dan punya perbandingan dengan negara maju.. minimal dia pernah pendidikan di luar...karena bisa membadingkan morallitas dan sistim politi negara luar.... pesan...seorang pemimpin yang baik tidak pernah membeli suara rakyat atau membeli kendaraan yang ditawarkan oleh pemilik kendaraan... tapi sistim negara kita kalau masih begini cara pemilihan kepala daerah..kami sangat meragukan siapa pemimpin kami..bisa2 kami golput aja...saya mewakili masyarakat dan tidak disebut darehnya dimana.....mereka sependapat dengan argumen ini...ya allah berikan hidaya pada mereka-mereka yang akan menjadi calon-calon pemim[pin agar mereka di ajuhi dari sifat serakah,tama, dan sifat binatang...amieeeeeeeen</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.war.wab..berhubung akan di selenggarakan pemilihan kepala daerah baik di tingkat propinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota, tentunya calon-calon yang akan menjadi pemimpin sudah di persiapkan, untuk itu saya sebagai masyarakat melihat dan merasakan kinerja-kinerja pemimpin selama saya hidup di negeri tercinta ini dan selama saya bisa merasakan bagaimana dampak dari kepemimpinan para pemimpin yang telah terpilih, dari dekade-kedekade kekuasaan para pemimpin daerah baik di tingkat 1 maupun di tingkat 2 belum saya rasakan puas di batin saya dan bukan hanya itupula di batin para rakyat pun merasakan hal seperti saya&#8230;para pemimpin yang mereka rasakan walaupun mereka tidak bisa mengungkapkan isi hati mereka akan tetapi karena punya keterbatasan untuk itu&#8230;situasi politik yang tidak wajar karena politik di salah artikan atau di persepsikan dengan hal-hal bahwa politi itu kotor,,,pada hal politik itu bisa di artikan ke dalam hal yang negatif, para perwakilan kita yang memboncengi calon2 kita tidak perna lepas dari kepentingan yang kotor, moral, etika, sudah tak ada lagi, karena kekuasaan,calon2 pemimpin sudah tidak di percayakan lagi oleh rakyat karena suara sudah menjadi bisnis di dalam dunia politik, apakah kita akan terus begini?&#8230; tengoklah negara di seberang kita, seperti jepang dan negara tentangga lainya.. negara jepang masyarakatnya tidak beragama&#8230;dan tidak mengerti apa sebenarnya tuhan itu dan berada dimana, mereka tidak tau..tapi masalah moral dan etika jepang no satu&#8230;tindakan mereka adalah tindakan beragama walaupun tidak beragama&#8230;Korupsi nol porsen bisa di bilang begitu, sedangkan kami negara yang bisa di bilang beragama,ayat-ayat suci di kumandangkan di mana,, bisa di bilang munafik alaulam bisawat&#8230; kapan pemimpin kita bisa berfikir bagaimana daerah kita masyarakat kita bisa merasakan tenang,bahagia, dan sejahtera..pencuri di mana2 dari kelas atas sampai kelas bawah..gimana ekornya tidak mencuri kalau otaknya lebih bejat&#8230;.masya allah.. kwalitas sumberdaya manusia sudah tidak bisa di perhatikan lagi&#8230;yang kita liat hanyalah orang-orang yang berduit dan punya jabatan yang bisa memilki posisi,,duit dari hasil tidak benar jabatan dari nepotisme, masya allah orang-orang pintar mau di kemanakan?&#8230;penempatan posisi tidak pernah benar,,, manipulasi di mana-mana.. untuk para calon pemimpin jangan pernah berfikir dengan membeli kendaraan untuk bisa mencapai suatu tujuan adalah tujuan yang muliah, itu adalah salah besar, jangan jadikan diri kita sebagai topeng masyarakat, biarkan para intlektual-intlektual yang menentukan karena rakyat sekarang di kendalikan oleh orang-orang yang bisa menghipnotis pemikiranya oleh orang-orang jahat..yang selalu mengatasnamakan pahlawa kesiangan&#8230;..untuk itu saya berpesan sebagai calon pemimpin nanti..jangan yang pernah memimpin baik yang pernah memimpin di level bawah maupun level atas..apakah kita masyarakat ini goblok..yang sudak kita tau kinerja gimana kita pilih&#8230;.saya himbau kepada penjilat2 yang mengatasnamakan dirinya team sukses&#8230;jangan terlalu berharap makan dari uang para calon2 karena itu adalah uang haram karena itu sifat nya politik&#8230;jadi uang politik itu haram&#8230;.siapan pun yang bilang ini benar silakan kirim hadisnya&#8230;untuk itu pemimpin yang kami harapkan adalah pemimpin intlektual dan beragama serta mengerti dengan ilmu negara, dan berwawasan luas dan punya perbandingan dengan negara maju.. minimal dia pernah pendidikan di luar&#8230;karena bisa membadingkan morallitas dan sistim politi negara luar&#8230;. pesan&#8230;seorang pemimpin yang baik tidak pernah membeli suara rakyat atau membeli kendaraan yang ditawarkan oleh pemilik kendaraan&#8230; tapi sistim negara kita kalau masih begini cara pemilihan kepala daerah..kami sangat meragukan siapa pemimpin kami..bisa2 kami golput aja&#8230;saya mewakili masyarakat dan tidak disebut darehnya dimana&#8230;..mereka sependapat dengan argumen ini&#8230;ya allah berikan hidaya pada mereka-mereka yang akan menjadi calon-calon pemim[pin agar mereka di ajuhi dari sifat serakah,tama, dan sifat binatang&#8230;amieeeeeeeen</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
