MATARAM - Gempa bumi terus berlangsung selama tiga hari terakhir ini di berbabagai daerah di Indonesia. Terakhir terjadi Kamis (13/12) pukul 23:15:50 WIB atau Jum’at (14/12) dini hari pukul 00.15:50 Waktu Indonesia Tengah (WIT). Gempa yang berkekuatan 5.3 Skala Richter (SR) di lokasi 8.11 Lintang Selatan (LS) - 118.19 Bujur Timur (BT), 74 kilometer Barat Laut Raba - Nusa Tenggara Barat (NTB), 95 km Timur Laut Sumbawa atau 166 km Timur Laut Taliwang-NTB , 192 km Barat Laut Labuhan Bajo - Nusa Tenggara Timur, atau 166 km Timur Laut Taliwang-NTB pada kedalaman 10 Km namun tidak berpotensi tsunami.
Sebelumnya, Kamis (13/12) pukul 14.11.58 Waktu Indonesia Barat (WIB). Kekuatannya 5.4 SR berada di lokasi 2.99 Lintang Selatan (LS) - 129.94 Bujur Timur (BT) yaitu 210 kilometer Timur Laut Ambon Maluku.
Informasi terjadinya gempa bumi tersebut dikirimkan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika secara elektronik melalui pesan pendek telepon seluler. ”Kedalamannya lima puluh lima kilometer,” penjelasan resmi Badan Meteorologi dan Geofisika melalui pesan pendek telepon seluluer.
Sebelumnya, pada hari yang sama pada pukul 02:47:16 WIB, dari lokasi 2.34 LS - 139.24 BT yang berada 164 kilomter Barat Laut Jayapura Papua juga digoyang gempa berkekuatan 5.4 SR dari kedalaman 24 kilometer.
Rabu (12/12) malam pukul 23:17:08 WIB, terjadi goyangan gempa yang kekuatannya 5.2 SR di lokasi 3.07 Lintang Utara (LU) - 126.65 BT yang berada 242 kilometer Timur Laut Belitung Sulawesi Utara. Kedalamannya 20 kilometer.
Setidak-tidaknya, mulai Rabu (12/12) pagi. Gempa berkekuatan 5,8 SR menggoyang Bengkulu dan sekitarnya. Terjadi pukul 10.43.51 Waktu Indonesia Barat, sumber gempanya berasal lokasi 4.9 LS dan 99.93 BT yaitu 280 kilometer barat daya Lais Bengkulu yang kedalamannya 30 kilometer.(supriyantho khafid)


