<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: PULAU PANJANG DI TELUK SANTONG (2)</title>
	<link>http://lomboknews.com/2007/12/13/foto-pulau-panjang-2/</link>
	<description>LombokNews.Com - Lombok Sumbawa Online</description>
	<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 21:35:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>

	<item>
		<title>By: Elgynn</title>
		<link>http://lomboknews.com/2007/12/13/foto-pulau-panjang-2/#comment-1843</link>
		<author>Elgynn</author>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 10:05:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://lomboknews.com/2007/12/13/foto-pulau-panjang-2/#comment-1843</guid>
					<description>Pantainya bagus, tapi sayangnya belum menunjukkan ada aktivitas kepariwisataan di sana. Tapi pada gilirannya nanti, tempat ini pasti akan menuai popularitas. Dunia turisme tak pernah berhenti mencari sesuatu yang baru, yang jarang atau bahkan tak pernah tersentuh. 1 dekade yang lalu, aktivitas kepariwisataan hanya terkonsentrasi di Bali, lalu perlahan-lahan bergerak ke timur sehingga pulau Lombok mulai mendapatkan tempatnya baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sayangnya, penduduk lokal tidak semuanya bisa menikmati berkah dari hal tersebut. Bahkan ada kelompok-kelompok yang bersifat resisten terhadap pembangunan kepariwisataan di sana. Sebagan lagi berusaha mendapatkan keuntungan sesaat dengan melakukan pencurian, perampokan, dan pemerasan terhadap wisatawan. Hal ini membuat perkembangan pariwisata di sana hingga saat ini masih stagnan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pantainya bagus, tapi sayangnya belum menunjukkan ada aktivitas kepariwisataan di sana. Tapi pada gilirannya nanti, tempat ini pasti akan menuai popularitas. Dunia turisme tak pernah berhenti mencari sesuatu yang baru, yang jarang atau bahkan tak pernah tersentuh. 1 dekade yang lalu, aktivitas kepariwisataan hanya terkonsentrasi di Bali, lalu perlahan-lahan bergerak ke timur sehingga pulau Lombok mulai mendapatkan tempatnya baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sayangnya, penduduk lokal tidak semuanya bisa menikmati berkah dari hal tersebut. Bahkan ada kelompok-kelompok yang bersifat resisten terhadap pembangunan kepariwisataan di sana. Sebagan lagi berusaha mendapatkan keuntungan sesaat dengan melakukan pencurian, perampokan, dan pemerasan terhadap wisatawan. Hal ini membuat perkembangan pariwisata di sana hingga saat ini masih stagnan.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
