Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Sunday, 2 December 2007 • LINGKUNGAN

MATARAM - Selama lima tahun terakhir ini, luas lahan kritis di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 527.800 hektar. Jumlah tersebut mencapai 26 persen dari luas daratan. Hutan kritisnya mencapai 159.000 hektar dan non hutan 368.800 hektar. Karena itu, NTB dalam keadaan prihatin karena penggarapan lahan hutan lindung yang kemiringannya mencapai lebih 45 persen.

Keprihatinan kritisnya kawasan hutan lindung di NTB tersebut dikemukakan Gubernur NTB Lalu Serinata, sewaktu pencanangan penanaman dan pemeliharaan pohon serta gerakan perempuan menanam pohon yang berlangsung pekan kemarin. Dampak penggundulan hutan ini, sumber air di NTB sudah berkurang. ”Bencana kekeringan dan tanah longsor sudah menimpa warga di NTB,” ujarnya sewaktu hadir di kawasan Bendungan Pengga Desa Pelambik Lombok Tengah.

Luasnya lahan kritis di NTB tersebut cukup besar dibandingkan penggundulan hutan di Indonesia yang rata-rata mencapai 1,5 juta hektar setahunnya sehingga menjadikan 50 juta hektar lahan kritis. Angka tersebut merupakan tingkat deforestasi terbesar di dunia.

Di NTB sudah sulit dijumpai tempat yang rindang dan sejuk.Utamanya di selatan Lombok dan Sumbawa. Contohnya di Desa Pelambik yang semula terkenal dengan hutan jati yang lebat sehingga sawah di sekitarnya tidak kekurangan air karena sumber airnya cukup. Penggundulan hutan dan penggarapan lahan pada kawasan lindung yang kemiringannya diatas 45 derajat. ”Tidak mengherankan kalau NTB semakin gersang,” ucapnya.

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan gerakan penanaman serentak ini, Pemerintah Propinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota telah menyiapkan bibit sebanyak lebih dari 13,5 juta pohon yang akan dibagikan ke masing-masing kecamatan dan desa masing-masing minimal 1.000 pohon.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge