Kawasan Pantai Benete, khususnya di sekitar kawasan dermaga umum mulai ditata oleh Pemerintah Desa Benete. Untuk itu, 35 kepala keluarga nelayan yang bermukim di sekitar kawasan digeser ke daerah yang lebih jauh dari pantai.
Manajer Senior Hubungan Eksternal PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) Malik Salim meninjau kawasan tersebut sekaligus silaturahmi dengan masyarakat yang terkena penataan. Dialog dengan masyarakat dilakukan di Masjid Al-Mujahidin.
Ketika itu, Kepala Desa Benete M Zain Sidik menyampaikan bahwa perumahan warga yang ada jaraknya terlalu dekat dengan pantai. Sehingga rawan bencana. Pantai pun jadi tak maksimal pemanfaatannya. ”Untuk itu kawasan ini perlu ditata, dan PT NNT siap membantu,” katanya.
Untuk maksud itu, pemerintah desa telah menyiapkan lahan seluas 80 are sebagai tempat baru warga, dibantu PT NNT dengan dana pemindahan akan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. ”Warga cuma digeser sekitar 50 meter menjauhi pantai,” katanya.
Setelah musyawarah, warga akhirnya menyetujui rencana penataan Pantai Benete, dan menyatakan sanggup dipindah ke lokasi yang baru.
H Wagimin Sastrahadi dari Community Development PT NNT menjelaskan, di tempat baru warga mendapat lahan 1,2 are per kepala keluarga dengan status hak milik. ”Tahun ini masalah relokasi warga kita tuntaskan, dan tahun depan baru kita mulai penataan pantainya,” jelas Wagi.
Senior Manajer Hubungan Eksternal PT NNT Malik Salim menyambut baik hasil pertemuan itu. ”Saya nilai penggeseran ini sangat bagus dan mendukung keinginan masyarakat untuk memperoleh tempat tinggal lebih baik dan lingkungan yang sehat,” katanya.(*)


