JAKARTA - Tiada hari tanpa gempa. Menjelang petang akhir tahun 2007 ini, Kuta dan Nusa Dua Bali dan Banyuwangi dan sekitarnya digoyang gempa berkekuatan 5.0 skala richter pada pukul 16:36:05 WIB Senin (31/12) sore tadi.
MATARAM - Sehari ini, Ahad (30/12), telah terjadi dua kali gempa bumi. Pertama terjadi pada pukul 10:36:15 WIB, kekuatannya 5.5 SR, posisinya di 0.21 LU-98.37 BT, dari kedalaman 60 kilometer, sekitar 147 kilometer tenggara Gunung Sitoli Sumatera Utara.
MATARAM - Penerbangan dari dan ke Bandara Selaparang Mataram diminta untuk tidak dipaksakan keberangkatannya, apabila cuara jelek. Para calon penumpang pun diminta agar bersabar jika pesawat tertunda karena cuaca.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun 2007 yang menurut hitungan terakhir diperkirakan mencapai 5,5 juta , merupakan rekor nasional tertinggi dalam sepuluh tahun tarakhir ini. Prestasi tertinggi sebelumnya pernah dicapai tahun 2004 sebesar 5,3 juta wisman.
MATARAM - Rata-rata sehari satu orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selama 2007, jumlah korban meninggal 354 orang atau naik 8,25 persen dari tahun sebelumnya 327 orang. Ini akibat kecelakaan yang terjadi mencapai 920 orang atau meningkat 51,56 persen dari tahun sebelumnya 2006 sebanyak 607 orang. Karenanya Kepolisian Daerah (Polda) NTB merencanakan untuk melakukan penelitian agar dapat mengevaluasi penyebabnya. Penjual sepeda motor seenaknya menjual sepeda motor ke desa, sebulan mencapai 5.100 unit.
MATARAM - Selama sepekan terakhir ini, gempa terus menggoyang berbagai daerah se Indonesia. Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika menyebutkan terjadinya gempa terakhir, Jum’at (28/12) di Barat Laut Sigli Nanggroe Aceh Darussalam. Pukul 12:24:16 WIB posisinya 5.48 LU - 95.88 BT berkekuatan 5.4 SR dari kedalaman 10 Km sekitar 13 km BaratLaut Sigli-NAD.
MATARAM - Semua fraksi di DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pendapatnya menyetujui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2008. Pendapatan direncanakan mencapai Rp1.034,766 triliun dan belanjanya mencapai Rp1.093,766 triliun atau mengalami defisit Rp59 miliar.