<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: 15 WARTAWAN DIBEKALI FLU BURUNG</title>
	<link>http://lomboknews.com/2007/11/23/15-wartawan-dibekali-flu-burung/</link>
	<description>LombokNews.Com - Lombok Sumbawa Online</description>
	<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 22:02:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>

	<item>
		<title>By: arie</title>
		<link>http://lomboknews.com/2007/11/23/15-wartawan-dibekali-flu-burung/#comment-234</link>
		<author>arie</author>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 13:35:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://lomboknews.com/2007/11/23/15-wartawan-dibekali-flu-burung/#comment-234</guid>
					<description>Terima kasih dan selamat atas liputannya Lomboknews.com.
Hanya, ada beberapa hal yang perlu diklarfikasi meskipun tidak mengurangi substansi, bagus dan pentingnya tulisan ini.  

1. Saya juga aktif di Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (KOMNAS FBPI), bukan Forum Flu Burung Indonesia. Forum wartawan yang sering menulis isu flu burung disebut secara informal "the AI Writers". 

2.Yang muncul di Indonesia pada tahun 2003 ialah kasus pada unggas, sedangkan pada manusia baru terjadi pada tahun 2005 di Tangerang, Banten. 

3. Provinsi yang masih dinyatakan bebas flu burung pada unggas ialah Gorontalo dan Maluku Utara, sedangkan 31 propinsi lainnya dianggap wilayah dimana virus flu burung H5N1 sudah endemik.
Sedangkan kasus manusia baru tercatat di 12 propinsi. 

Silahkan kunjungi www.komnasfbpi.go.id untuk informasi lebih banyak. 

Terima kasih. Saya yakinkan bahwa klarifikasi ini tidak mempengaruhi pentingya liputan flu burung dari media agar masyarakat menjadi lebih paham dan dapat melindungi diri dari bahaya virus pembunuh ini. 

Tubagus Arie Rukmantara
UNICEF Avian Influenza Communication 
arukmantara@unicef.org
rukmantara@gmail.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih dan selamat atas liputannya Lomboknews.com.<br />
Hanya, ada beberapa hal yang perlu diklarfikasi meskipun tidak mengurangi substansi, bagus dan pentingnya tulisan ini.  </p>
<p>1. Saya juga aktif di Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (KOMNAS FBPI), bukan Forum Flu Burung Indonesia. Forum wartawan yang sering menulis isu flu burung disebut secara informal &#8220;the AI Writers&#8221;. </p>
<p>2.Yang muncul di Indonesia pada tahun 2003 ialah kasus pada unggas, sedangkan pada manusia baru terjadi pada tahun 2005 di Tangerang, Banten. </p>
<p>3. Provinsi yang masih dinyatakan bebas flu burung pada unggas ialah Gorontalo dan Maluku Utara, sedangkan 31 propinsi lainnya dianggap wilayah dimana virus flu burung H5N1 sudah endemik.<br />
Sedangkan kasus manusia baru tercatat di 12 propinsi. </p>
<p>Silahkan kunjungi <a href="http://www.komnasfbpi.go.id" rel="nofollow">www.komnasfbpi.go.id</a> untuk informasi lebih banyak. </p>
<p>Terima kasih. Saya yakinkan bahwa klarifikasi ini tidak mempengaruhi pentingya liputan flu burung dari media agar masyarakat menjadi lebih paham dan dapat melindungi diri dari bahaya virus pembunuh ini. </p>
<p>Tubagus Arie Rukmantara<br />
UNICEF Avian Influenza Communication<br />
<a href="mailto:arukmantara@unicef.org">arukmantara@unicef.org</a><br />
<a href="mailto:rukmantara@gmail.com">rukmantara@gmail.com</a></p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
