MATARAM - Selama bulan Agustus 2007, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami penurunan. Hanya 41,03 persen kamar yang terisi. Turun 0,11 point dibanding bulan Juli 2007 yang mencapai 41,14 persen. Rata-rata lama menginap (RLM) pun tercatat 2,45 hari, lebih rendah 0,05 hari dari bulan Juli 2007 yang mencapai 2,50 hari. Jumlah tamu yang menginap tercatat sebanyak 18.493 orang menurun 5,74 persen dari Juli 2007 sebanyak 19.620 orang.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik NTB Sumarwiyanto menjelaskan TPK tertinggi dicapai hotel bintang lima, 57,16 persen. Sedangkan terendah pada hotel bintang dua yang TPKnya sebesar 30,24 persen. ”Lebih separo tamu menginap di hotel berbintang lima,” katanya, Jum’at (2/11).
Menurutnya, dari 18.493 orang tamu yang menginap, terinci hanya 5.532 orang tamu asing atau 29,91 persen yang menginap. Selebihnya 12.961 orang adalah tamu dalam negeri. Menurunnya angka tamu yang menginap terjadi pada tamu dalam negeri sebesar 12,27 persen. Sebaliknya tamu asing meningkat sebesar 14,13 persen.
Mengenai RLM, tertinggi menginap di hotel bintang tiga yaitu 3,00 hari. Sedangkan yang terendah adalah yang menginap di hotel bintang satu, selama 2,20 hari. ”Secara umum, RLM tamu asing lebih tinggi,” kata Sumarwiyanto. RLM tamu asing mencapai 2,95 hari dan tamu dalam negeri hanya 2,24 hari.(supriyantho khafid)


