MATARAM - Arus balik lebaran di Bandara Selaparang sudah mencapai puncaknya, Rabu (17/10). Jumlah yang berangkat dari Mataram mencapai 1.500 orang dan yang datang 1.430 orang dari sejumlah penerbangan sejak pagi hingga malam hari. Kemungkinan sepanjang Kamis (18/10) ini juga mencapai angka yang sama, karena selepas siang, keberangkatan penumpang sudah lebih 1.271 orang. Masih tersisa keberangkatan pesawat dari Denpasar. Sedangkan yang datang dari Jakarta dan Surabaya tersisa penerbangan malam hari, dua penerbangan langsung dari Jakarta dan tiga penerbangan dari Surabaya.
Duty Manager Bandara Selaparang Kuswarji mengemukakan bahwa pada tahun lalu puncak arus balik mencapai angka 1.370 orang yang berangkat dan 1.229 orang yang datang. ”Kemarin itu mungkin yang paling banyak,” ujar Kuswarji.
Berbeda dengan situasi di Terminal Mandalika Mataram. Jumlah kendaraan antar kota antar propinsi (AKAP) masih 15 unit dibanding puncak arus mudik yang mencapai 26 unit. ”Belum ada tanda-tanda lonjakan arus balik ini,” kata Kepala Seksi Operasional Terminal Mandalika Susanto.
Jumlah penumpang yang berangkat ke kota besar di Jawa : Malang, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta hanya 15-20 orang atau separo dari 36 kapasitas seat yang tersedia. Demikian pula yang datang hampir sama. Bus antar kota dalam propinsi (AKDP) pun yang sewaktu arus mudik mencapai 130 unit tujuan kota Sumbawa Besar, Sumbawa, Dompu dan Bima, ternyata arus balik kali ini hanya 52 unit. Kalau jumlah penumpangnya sewaktu arus mudik mencapai 1.807-2067 orang tetapi selama arus balik ini hanya mencapai 592 orang.(supriyantho khafid)


