MATARAM - Arus mudik di Terminal Mandalika Mataram sudah terasa meningkat. Dari rute bus antar kota antar propinsi (AKAP) tujuan kota-kota besar Malang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Jakarta telah mencapai 25 unit dan jumlah penumpangnya hingga 820 orang. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding yang datang dari kota yang sama hanya 658 orang.
Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Terminal Mandalika Moh Taufiq, jumlah bus yang datang dan pergi tujuan AKAP semula hanya 21 unit dengan jumlah penumpang yang datang 543 orang dan yang pergi 684 orang.
Adapun rute bus antar kota dalam propinsi (AKDP) juga terjadi peningkatan dari semula H-7 sebanyak 125 unit yang penumpang datangnya 1.332 orang dan yang berangkat 1.429 orang ternyata sudah bertambah pada H-5 yang datang 127 unit bus membawa 1.889 orang dan sebaliknya keberangkatannya membawa 2.120 orang penumpang tujuan kota-kota di pulau Lombok dan pulau Sumbawa. ”Prediksi seperti tahun kemarin, puncaknya H-3,” ujar Taufiq.
Di Bandara Selaparang Mataram, situasi masih normal dibanding hari-hari biasa. ”Kemungkinan hari ini akan sama jumlah penumpang yang datang dan pergi,” ujar Duty Manager Bandara Selaparang Suwardie. Data terakhir baru bisa diperoleh setelah penerbangan terakhir yang tiba di sana, tengah malam.
Tetapi kalau dilihat dengan hari yang sama pada arus mudik tahun 2006, terjadi peningkatan. Disebutnya pada H-6, yang kini ada 20 pesawat yang datang membawa 1.309 orang penumpang dan yang pergi mengangkut 1.106 orang dibanding tahun 2006 lalu yang datang menumpang 14 pesawat hanya 1.090 orang dan yang berangkat 1.021 orang. Demikian pula pada H-5 yang jumlah pesawatnya 18 penerbangan membawa 1.320 orang mengalami kenaikan 68,15 persen. Sebaliknya yang berangkat 19 penerbangan membawa 1.031 orang.(supriyantho khafid)


