Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Monday, 8 October 2007 • DAERAH

MATARAM - 25 persen dari anak-anak usia dini di pedesaan se Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kemiskinan. Hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI), mereka yang berasal dari 300.000 kepala keluarga miskin yang rata-rata memiliki 3,1 jiwa anak juga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga yang mengalami perceraian.

Mereka ini, dikawatirkan akan terus menjadikan NTB tetap terbelakang. Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB Lalu Burhan menyatakan perlunya anak usia dini hingga lima tahun yang dientaskan. ”Mereka ini yang perlu ditangani,” katanya kepada LombokNews, Senin (8/10) siang, selepas rapat penyiapan pembentukan kepengurusan Yayasan Amal Bakti Ibu (YAMI) NTB yang dikordinir oleh Ketua Komisi IV DPRD NTB Tuan Guru Haji Muharrar. Rapatnya yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB Bonyo Thamrin Rayes, di ruang rapat utama Sekretariat Daerah NTB.

Karenanya, YAMI NTB menyiapkan 500 orang anak usia 4-13 tahun terlibat program Anak Indonesia Cinta Damai. Mereka yang berusia 4-6 tahun sesuai daya imajinasinya dilibatkan dalam kegiatan menggambar, usia 7-9 tahun dalam kegiatan menari dan menyanyi. Sedangkan yang berusia 10-13 tahun diarahkan dalam diskusi. ”Semua kegiatan ini agar mereka bisa menjadi berahlak mulia, beriman dan bertaqwa,” ujar Bonyo Thamrin Rayes.

Menurut Bonyo, selama ini banyak terjadi perkelahian yang dipicu oleh remaja yang tidak menghargai sesamanya, melakukan pencurian kendaraan bermotor dan menjadi korban narkoba.

Yang disiapkan dalam kegiatan tersebut, juga melibatkan semua kalangan mampu dan berbagai etnis dan agama tanpa kecuali yang ada di daerah. Melibatkan 60 orang fasilitator peduli anak yang disyaratkan pandai bergaul, senang anak, ceria dan sabar. ”Sebagian anak di NTB memerlukan pelatihan. Jangan orang tua bangga kalau anaknya suka berkelahi, suka mencaci maki orang. Ini tidak pantas untuk dipuji,” ucapnya.

Karena itu, pelaksanaan kegiatan YAMI NTB tersebut banyak melibatkan berbagai kalangan mulai dari Kantor Wilayah Departemen Agama, Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja juga pengusaha agar tidak mengesampingkan kepentingan orang lain dan tidak mementingkan dirinya sendiri.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge