Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Wednesday, 3 October 2007 • PARIWISATA

Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut. Letaknya di belahan utara pulau Lombok. Setiap tahunnya, pendaki yang mendatangi gunung Rinjani mencapai 10.000an orang diantaranya lebih 2.000 orang pendaki mancanegara. Untuk pendakian ke Rinjani ada lima pintu resmi Senaru, Sembalun dan Torean menuju puncak dan danau. Sedangkan dua pintu lainnya, adalah Kembang Kuning untuk menuju air terjun Jeruk Manis dan Pesugulan untuk menuju ke air panas Sebau. Pada musim hujan jalur pendakian sangat licin. Penutupan ini untuk menghindari korban jiwa akibat tergelincir.

Pendakian ke Rinjani tersebut sangat melelahkan dan memerlukan waktu tiga hari pergi dan pulang. Lintasan jalur ke puncak Rinjani yang tingginya 3.726 meter di atas permukaan laut dan lintas turun ke danau Segara Anak yang tingginya 2.000 meter di atas permukaan laut, adalah terjal.

Pengelolaan wisata pendakian ke puncak Rinjani (3.726 meter) oleh masyarakat di kaki gunung tertinggi kedua di Indonesia ini, dilakukan berkat adanya kemitraan dari Badan Pembina Trekking Rinjani atau Rinjani Trekking Management Board dengan Taman Nasional Rinjani dan Dinas Pariwisata yang didukung dana program Pemerintah Selandia Baru.

Mereka mengelola usaha pokok paket wisata pendakian dan paket jalan-jalan. Untuk yang tidak mampu mendaki ke puncak, paket yang ditawarkan ada dua yaitu Sembalun Lawang Walk dan Wild Flowers Walk. Di Desa Sembalun Lombok Timur, mereka menawarkan soft trek yaitu perjalanan pendakian bukit di sekeliling desa, Sembalun Lawang Walk. Jalan di lahan pertanian masyarakat dan melihat pantai dari atas bukit. Waktunya empat jam. Di Desa Beliq, wisatawan bisa melihat kehidupan masa lalu diantaranya pekerjaan menenun yang belasan tahun telah ditinggalkan. Dari ketinggian bukit, wisatawan bisa melihat pemandangan Sembalun.

Sedangkan Wild Flowers Walk waktunya dua hari satu malam, Menginap di atas kaki Rinjani, disuguhi atraksi memanggil sapi dengan hanya menggunakan garam oleh pemiliknya. Di sana, ada berbagai jenis anggrek dan kawasan Kijang yang bisa ditemui pada pagi hari di lembah Propok.

Di Senaru Lombok Barat, ada paket Rice Terrace Walk yang menyusuri saluran irigasi dan jalan petak persawahan di kawasan wisata air terjun Sendang Gile atau Panorama Walk yang keliling desa Senaru didampingi enam orang gadis desa sebagai pemandunya. ”Paket ini disukai wisatawan karena bertemu penduduk dua kampung yang dilewati,” kata Asmuni.

Selama ini, wisata pendakian Rinjani dan keliling desa di bawahnya untuk wisatawan yang tidak mampu mendaki dilakukan oleh wisatawan mancanegara asal Belanda, Perancis, Inggris, Australia, Amerika Serikat, SingapurDi sini, Rinjani Trek Ecotourism Program (RTEP) atau pengelolaan wisata pendakian gunung Rinjani di Lombok berbasis masyarakat sebagai finalis satu dari tiga destinasi calon penerima Tourism for Tomorrow Award (TTA) 2005. Penilaiannya, terbaik dari sisi kolaborasi manajemennya dilakukan verifikasi oleh World Travel & Tourism Council (WTTC).

Sebelumnya, 8 Juni 2004, RTEP berhasil sebagai peraih World Legacy Award dari National Geographyc Travel yang bekerja sama dengan Conservation International di bidang destination stewardship atau pelayanan pariwisata.

Masyarakat dua desa di kaki gunung Rinjani dilibatkan Badan Pembina Trekking Rinjani atau Rinjani Trekking Management Board mengusahakan wisata pendakian. 60 orang pemandu, porter dan pemilik penginapan bergabung menjadi anggota koperasi Citra Wisata di Desa Senaru Lombok Barat dan 30 orang anggota Koperasi Wisata Sinar Rinjani di Sembalun Lombok Timur.

Keterlibatan masyarakat dalam usaha wisata pendakian tersebut, untuk ikut mendapatkan keuntungan dari hasil aktivitas pariwisata. Menurut Manajer Rinjani Trek Centre Asmuni, wisata pendakian gunung Rinjani dikelola secara kemitraan. ”Koperasi ini yang mengkordinasikan,” ujar Asmuni.(supriyantho khafid)

1 Comment »
  • SAYANG WC DI RINJANI TIDAK MEMADAI>>>>>>>>>
    KOTORRRRRRRRRRR

    Comment by joy — December 19, 2007 @ 2:53 pm

  • Leave a comment

    You must be logged in to post a comment.

    Recent Comments
    » LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
    11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
    » KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
    11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
    » PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
    11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
    » BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
    11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
    » PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
    11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge