Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Monday, 1 October 2007 • DAERAH

MATARAM - Angkutan 4.611 orang jemaah calon haji (JCH) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Bandara Selaparang Mataram tujuan embarkasi antara Bandara Juanda Surabaya dimenangkan oleh PT Nusa Raya Tours & Travel Surabaya. Kesepakatan kontrak yang nilainya mencapai Rp8,069 miliar untuk perjalanan pergi dan pulang termasuk konsumsi sewaktu transit di Juanda, ditanda tangani di Mataram, Senin (1/10).

Ditanda tangani di depan Gubernur NTB Lalu Serinata, kesepakatan antara Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama NTB Lalu Suhaimi Izmi dan Direktur PT Nusa Raya Tours & Travel Ventje Albert Tombeng menyangkut penyediaan angkutan lebih 10 kelompok terbang yang memerlukan 40 trip keberangkatan dan juga 40 trip kepulangan 4.611 orang JCH yang yang masing-masing dipungut Rp1,5 juta. ”Ini yang paling murah dari tiga peserta yang layak ikut penawaran,” kata Suhaimi. Lebih mahal Rp14.000an dibanding tarif yang ditetapkan tahun lalu oleh Air Asia sebesar Rp1.484.000.

”Bukan karena tarifnya yang lebih rendah dari penawar yang lain. Namun pemenuhan persyaratannya juga dipertimbangkan,” ujarnya. Semuanya diperkuat dokumen dan bonafiditas yang disyaratkan yang diperiksa oleh tim tujuh - Biro Kesejahteraan Sosial dan Biro Hukum, Kanwil Departemen Agama NTB, Dinas Perhubungan NTB, DPRD NTB dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Mataram mewakili masyarakat.

Untuk mengangkut JCH NTB ini, Nusa Raya didukung oleh maskapai penerbangan Citilink menggunakan pesawat Boing 737-300. Apabila mengalami kendala, juga dibantu oleh Garuda sebagai induk perusahaan Citilink. Setiap kloter JCH diangkut empat penerbangan. Semua JCH ditanggung asuransi maskapai penerbangan dan asuransi Jasa Rahardja serta Departemen Agama - mulai dari rumah hingga kepulangannya.

Nusa Raya menyisihkan dua perusahaan lainnya yang mengajukan penawaran angkutan haji asal NTB yaitu PT Almina Tours & Travel yang didukung oleh Lion Air dan PT yang mengajukan penawaran biaya per orang Rp1,75 juta dan PT Plesir Indah Rp1,945 juta. Lion Air dan Wings Air juga ikut mendaftar tapi tanpa kelengkapan dokumen sehingga digugurkan.

Nusa Raya bukan kali pertama mengangkut JCH dari Mataram ke Surabaya. Sebelumnya telah pernah melakukannya pada musim haji 2002 menggunakan pesawat Garuda. Di daerah lain, juga mengangkut JCH dari Bandara Syamsudin Noer Banjarmasin menuju Bandara Soekarno Hatta 2003.

Gubernur NTB Lalu Serinata meminta Nusa Raya, dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik ini, kiranya perlu dicontoh metode yang dilakukan tahun lalu, merekrut petugas khusus yang bisa berbahasa Sasak (Lombok), Samawa (Sumbawa) dan Mbojo (Bima). Hal ini dilakukan semata-mata untuk mempercepat layanan, karena harus diakui ada saja jemaah calon haji yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Jika memungkinkan, cara-cara seperti ini tentu tidak ada salahnya untuk dilakukan.

Serinata juga mengemukakan bahwa sesungguhnya NTB telah melakukan langkah maju dalam pelayanan haji ini. Kalau sebelumnya jemaah diharuskan menginap di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, hanya untuk mengurus administrasi yang sebetulnya bisa diselesaikan tanpa harus menginap. Kondisi tersebut terasa tidak efisien karena cukup banyak waktu dan biaya yang terbuang. ”Belum lagi kondisi layanan ketika itu yang terkadang kurang memuaskan, sehingga ada saja jemaah yang mengalami drop kondisinya,” ujarnya.

Menyadari kondisi tersebut, Pemerintah Propinsi NTB terus berjuang ditingkat pusat agar dapat menjadi daerah embarkasi. Perjuangan ini bukannya tanpa dasar, tetapi setelah melihat potensi jemaah haji yang cukup besar dari NTB yang seringkali melebihi kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini disebabkan karena banyaknya jemaah calon haji baru yang mendaftar, disamping banyak pula mereka yang telah berhaji juga ingin kembali melaksanakan badah haji. Karenanya Pemerintah Propinsi NTB menerapkan sistem daftar tunggu yang ketat sesuai kuota yang dialokasikan pemerintah.

Selain itu, yang menjadi dasar perjuangan memperoleh embarkasi ini, karena NTB berada pada daerah yang cukup strategis sebagai tempat transit jemaah dari beberapa daerah di kawasan timur, NTB juga memiliki fasilitas pendukung seperti asrama haji, fasilitas bandara dan petugas pelayanan yang cukup memadai.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge