Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Thursday, 30 August 2007 • EKONOMI

MATARAM - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Zulkifli Muhadly menolak pemberian jatah saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar tiga persen untuk daerahnya dipecah-pecah. Seharusnya, KSB utuh menerima alokasi divestasi tiga persen tahun 2006 itu. Dan sesuai kesepakatan Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Kabupaten Sumbawa (KS) dan Pemerintah KSB di Departemen Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), bahwa bersama-sama mendapatkan saham dan yang tujuh persen alokasi divestasi 2007 itu diberikan kepada NTB dan KS yang telah bermitra dengan Bumi Resources.

Menurut Bupati KSB Zulkifli Muhadly, sudah dilayangkan surat kepada Newmont tertanggal 23 Agustus 2007 lalu mempertanyakan tawaran proposal yang diberikan kepada KSB, NTB dan KS tertanggal 10 Agustus. Katanya, apakah tawaran proposal yang dikirimkan itu sudah menjadi pilihan terbaik penyelesaian divestasinya. ”Kami minta waktu 30 hari untuk mendapatkan jawaban. Yang pasti hak KSB tidak ingin dipecah-pecah,” ujar Zulkifli, Kamis (30/8) sore.

Dijelaskan oleh Zulkifli bahwa KSB sudah bergandeng tangan dengan NTB dan KS untuk memperoleh divestasi saham PT NNT tersebut. Dan Direktur Jenderal Mineral,Batu Bara dan Panas Bumi Departemen ESDM Simon Sembiring melalui suratnya tertanggal 10 Agustus 2007 Nomor : 1427/87.04/DJB/2007 menyatakan mendukungnya.

Karena itu, Gubernur NTB Lalu Serinata seperti dikutip Kepala Bagian Humas Pemprop NTB Manggaukang Rabah menyebutkan PT NNT berniat mengobok-obok kesepakatan yang sudah diambil pemerintah daerah di Departemen ESDM. ”Proposal Newmont itu tidak menunjukkan ikhlas dan tidak memiliki niat baik melakukan divestasi,” katanya. Ia mengemukakan bahwa semestinya PT NNT tahu diri dan tidak arogan terhadap keputusan bersama yang telah ditempuh dalam waktu yang panjang.

Sebagai latar belakang, untuk memenuhi bunyi pasal 24 Kontrak Karya PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang mendapatkan konsesi menambang tembaga, emas dan perak proyek Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), secara berangsur mulai melepas sahamnya hingga 51 persen pada kesempatan pertama kepada pemerintah - baik pusat maupun di daerah. Untuk tahun 2006 lalu, jatah divestasinya tiga persen. Dan tahun berjalan, 2007 sebesar tujuh persen. Seterusnya setiap tahun, hingga 2010 juga masing-masing tujuh persen sehingga keseluruhannya mencapai sebesar 31 persen. Ditambah 20 persen saham yang selama ini sudah dimiliki PT Pukuafu Indah milik Yusuf Merukh mitra lamanya PT NNT, maka genap menjadi 51 persen ditangan pemodal nasional.

Selama ini, baik KSB yang menggandeng Trakindo maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa bersama Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat Pemprop NTB) dengan mitranya PT Bumi Resources (BR) Tbk, melakukan upaya untuk mendapatkannya. Sampailah kemudian, dua dari tiga pihak pemilik saham PT NNT yaitu Newmont Indonesia Limited (NIL) dari Amerika Serikat dan Nusa Tenggara Mining Corp (NMC) dari Jepang menawarkan proposal pembiayaan divestasi saham PT NNT. Proposal pembiayaan itu, diminta dijawab Kamis (23/8).

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah NTB Zaini AR mengemukakan, bahwa untuk divestasi tahun 2006 dan 2007 ini, mengutip proposal yang ditawarkan, ternyata bukan 10 persen (3 persen+7 persen) sebagaimana mestinya. Surat tiga halaman ditambah dua lampiran masing-masing dua halaman yang bernomor : 044/RG/NIL/VIII/2007 Tanggal 10 Agustus 2007 yang ditanda tangani Presiden Direktur NIL Robert Galagher dan Presiden Direktur NMC Yuuji Morita, menawarkan hanya enam persen.Yaitu jatah untuk KSB hanya tiga persen yaitu 1,5 persen untuk tahun 2006 dan 1,5 persen untuk tahun 2007. Sedangkan untuk Pemkab Sumbawa mendapatkan satu persen dan Pemprop NTB dua persen. Yang empat persen selebihnya akan ditawarkan kepada mitra strategis yang dicari sendiri oleh PT NNT. ”Ini kan berarti yang empat persen tidak dibagi-bagi. Tidak dijual ke siapa-siapa. Untungnya Newmont. Kami maunya yang utuh, sepuluh persen itu,” ucapnya.

Sebelumnya, menurut Zaini, Gubernur NTB Lalu Serinata sudah menyurati Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menegaskan bahwa jatah 10 persen divestasi dua tahun itu adalah diperoleh KSB tiga persen dan Pemprop NTB tujuh persen. Dan, Direktur Jenderal Mineral,Batu Bara dan Panas Bumi Departemen ESDM Simon Sembiring melalui suratnya tertanggal 10 Agustus 2007 Nomor : 1427/87.04/DJB/2007 menyatakan mendukungnya.

Tidak mengharapkan mengalami kemunduran dalam penanganan saham PT NNT itu - Pemkab Sumbawa dan Pemprop NTB sudah melangkah jauh bermitra dengan BR dan KSB dengan Trakindo untuk divestasi itu, Zaini mengharapkan segera diambil keputusan yang memungkinkan pemerintah daerah sesuai proporsinya. ”Kalau kami terlibat di dalamnya agar kontribusi adanya tambang ini jauh lebih besar untuk daerah,” katanya. Selain itu, menurutnya, perolehan porsi divestasi saham yang semestinya, juga untuk mengatur tidak banyaknya hasil pendapatan tambangnya ke luar daerah.

Bupati Kabupaten Sumbawa Jamaludin Malik yang ditemui, juga masih menunggu keputusan bersama Pemprop NTB. ”Yang kami inginkan Newmont untung rakyat juga untung,” ujar bupati yang memiliki lahan Blok Dodo dan Rinti yang masih dalam tahap eksplorasi. Apabila tawaran PT NNT itu juga memberikan kesempatan kepada penerima divestasi lainnya, Jamaludin mengatakan menyalahi ketentuan. Sebab, divestasi untuk pemerintah kan didahulukan. ”Setelah selesai baru ditawarkan kepada yang lain,” katanya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» MUHARRAR TIDAK LOLOS VERIFIKASI, WARGA DEMO KPUD
10/13/2008 02:18 am | 49 Comments
» SEBULAN 14.650 WISATAWAN KE NTB
10/12/2008 01:57 am | 2 Comments
» MASIH KECIL KUNJUNGAN WISATAWAN KE NTB
10/11/2008 10:46 am | 2 Comments
» HAK PATEN UNTUK LISTRIK TENAGA AKI
10/10/2008 10:42 pm | 1 Comment
» SEBULAN TKI KIRIM RP38 MILIAR
10/10/2008 04:36 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge