MATARAM - Pertambangan konsentrat tembaga mempunyai peranan nilai tambah cukup besar terhadap perekonomian. Namun dampaknya tidak terlalu signifikan. Hampir semua sektor mengalami pertumbuhan positif pada triwulan II tahun 2007 kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar -1,50 persen. sektor pertanian yang mempunyai share cukup besar mengalami pertumbuhan sebesar 8,28 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB) Marthanius Moechtar mengemukakannya, kaitannya dengan product domestic regional brutto (PDRB) yang dihasilkan pada triwulan II-2007. Tidak signifikan peranan nilai tambah, menurutnya, diduga pendapatan (surplus usaha) yang dihasilkan PT Newmont Nusa Tenggara sebagian besar dibawa ke luar dari wilayah Nusa Tenggara Barat oleh para pemilik modalnya. ”Ini dipantau dari dampaknya yang tidak terlalu signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum,” ujarnya.
PDRB NTB termasuk sub sektor pertambangan non migas atas dasar harga berlaku, pada triwulan II-2007 senilai Rp7.923,89 miliar mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya, I-2007 yang mencapai Rp7.145,55 miliar. Meningkatnya nilai tambah PDRB itu, disebutkannya merupakan dampak dari siklus atau pola perekonomian yang terjadi di NTB. Disamping itu, pada triwulan ini terjadi pergeseran musim panen yang biasanya terjadi pada bulan Maret bergeser ke bulan April sehingga mengakibatkan pertumbuhan sektor pertanian tumbuh cukup tinggi.
PDRB NTB triwulan II-2007 tidak termasuk sub sektor pertambangan non migas, dikemukakan sebesar Rp4.996,23 miliar meningkat dibanding triwulan sebelumnya, triwulan I-2007 sebesar Rp4.479,80 miliar. ”Terlihat tanpa pertambangan non migas, perekonomian NTB didominasi oleh sektor pertanian,” ujarnya. Porsi pertanian sebesar 35,02 persen. Kemudian diikuti sektor perdagangan, hotel dan restoran 18,09 persen, sektor jasa-jasa sebesar 12,85 persen dan sektor pengangkutan sebesar 12,29 persen. Sektor lainnya masih mempunyai peran di bawah 10 persen.(supriyantho khafid)


