MATARAM - Gempa bumi yang menggetarkan Mataram hingga tiga MMI (Modified Merchalli Intensity) yang terjadi pada Kamis (9/8) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita juga mengejutkan warga kota Mataram dan sekitarnya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Padahal, gempa terjadi pada posisi 6,17 derajat Lintang Selatan dan 107,66 Bujur Timur pada 75 kilometer barat laut Indramayu, Jawa Barat.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Selaparang Mataram Catur Winarni menjelaskan, kedalaman pusat gempa 286 kilometer dengan kekuatan 7,3 SR. ”Karena kedalaman cukup tinggi dan kekuatan gempanya besar, maka rambatannya relatif lebih luas dan getarannya terasa hingga ke Lombok,” ucapnya.
Gempa bumi yang berpusat di laut Jawa bagian Utara tersebut meskipun menggetarkan Lombok dan sekitarnya, namun tidak sampai menimbulkan kerugian harta benda. Walau demikian sejumlah warga sempat panik dan lari keluar rumah. Gempa tersebut berlangsung antara 5-10 detik, ”Saya sampai terbangun dari tempat tidur,” ujar Yayan warga, Parampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Bara karena merasakan adanya getaran gempa yang cukup lumayan.
Di Kecamatan Gerung, Lombok Barat misalnya, sejumlah warga memilih melanjutkan tidur malamnya di teras rumah. ”Biasanya kan ada gempa susulannya, kami jaga-jaga saja,” kata Rahmad, warga Gerung.(supriyantho khafid).


