MATARAM - Dinas Transmigrasi Nusa Tenggara Barat (Distran NTB) menyatakan protes belum adanya warga Lombok memperoleh kesempatan ditempatkan di pulau Sumatera. Selama ini hanya ditempatkan di Kalimantan Barat hingga Irian. Setelah otonomi daerah, peluang ke Irian Jaya pun tertutup. Peluang baru tahap penanda tanganan kerja sama antar kabupaten di Bangka Belitung.
Menurut Kepala Distran NTB Lalu Dea Burhanuddin mengemukakan belum pernah adanya warga Lombok yang ditransmigrasikan ke daerah di pulau Sumatera, sewaktu menyampaikan keterangan pers mingguan di kantor Gubernur NTB, Sabtu (21/7). ”Transmigran Lombok hanya ada di Kalimantan, Sulawesi dan Maluku dan Irian,” ujarnya.
Disangkalnya bahwa transmigran Lombok tidak baik di luar daerah. Sebab, umumnya warga transmigrasi asal Lombok dikenal baik. ”Asal NTB memiliki nilai plus karena bersosialisasi, agamanya kuat dan bahkan menjadi pionir di tempat barunya,” katanya. Sudah ada yang menjadi kepala desa, pegawai negeri sipil dan dosen pengajar di perguruan tinggi.
Kepala Sub Dinas Pengarahan Distrans NTB Bambang Suhardjito juga menjelaskan telah melakukan protes kepada pemerintah pusat karena sebelumnya tidak memperoleh peluang penempatan di daerah barat Indonesia tersebut. Bahwa seumur-umur NTB baru akan bisa mengirim ke Sumatera.
Alasan yang selalu menjadi dalih penolakan terhadap warga Lombok ke Sumatera, tidak realistis memperhitungkan mahalnya biaya karena jaraknya jauh. ”Dulu-dulunya tidak pernah. Hanya orang-orang Jawa saja yang ke sana. Tidak begini caranya. Apa masalahnya NTB tidak,” ujar pria Jawa kelahiran Lombok ini. Sebab warga Lombok juga harus memperoleh hak penempatan di Sumatera.
Keinginan bisa memperoleh penempatan di daratan Sumatera mengingat perbedaan kesuburan lahannya sehingga lebih memberikan keberhasilan produksi tanamannya dan kemudahan transportasi yang dapat pula menjamin kelancaran transportasi produksi untuk memasarkannya.
Selama tahun 2007 ini, Lombok NTB memperoleh alokasi program perpindahan dan penempatan 240 kepala keluarga transmigran asal empat kota dan kabupaten se Lombok ke sembilan lokasi/unit penempatan transmigrasi di Kalimatan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku Utara dan Maluku.
Karena itu, dicobanya Bangka Belitung sebagai bakal daerah pertama yang ingin dijadikan penempatan transmigran asal Lombok. Selama ini, NTB yang luasnya 20.000 kilometer persegi mengalami kepadatan karena penduduknya mencapai 4 juta lebih. Nyaris lebih banyak dari penduduk Kalimantan Timur yang luasnya 1,5 kali pulau Jawa. NTB juga lebih sempit dibanding Kabupaten Merauke di Irian Jaya.(supriyantho khafid)


