MATARAM - Setelah Markas Komando Resort Militer (Makorem) 162 Wirabhakti yang lama di tengah kota Mataram di atas lahan seluas 5000 meter persegi diambil alih (okupasi) pengusaha PT Varindo Lombok Inti, gedung yang baru selesai dibangun di Jalan Lingkar Selatan Mataram. Kamis (19/7) besok akan diresmikan penggunaannya oleh Panglima Kodam Udayana Mayjend TNI Syaiful Rizal. Selanjutnya, keesokan harinya, Jum’at (20/7), Komandan Korem (Danrem) 162 Wirabhakti Kolonel ArM (Artileri Medan) Supriyatno melakukan serah terima jabatan dengan penggantinya Kolonel Inf Abdul Kadir Sultan.
Menurut Kepala Penerangan Korem 162 Wirabhakti Kapten Inf Madhori NP kepada Tempo, bangunan dua lantai seluas 1.610 meter persegi di atas lahan seluas 1,6 hektar ini juga dilengkapi lapangan bola mini. ”Mulai Senin (23/7) kami akan menempatinya,” ujarnya. Sebelumnya oleh Danrem 162 Wirabhakti Kolonel ArM Supriyatno nilai bangunan baru ini diperkirakan Rp8 miliar.
Sebagai inisiatifnya alasan lokasi lama yang terletak di jalan protokol kota Mataram, sudah tidak memadai, bentuk dan fungsinya. Penggunaannya selanjutnya nanti diserahkan kepada Varindo Lombok Inti. ”Untuk apa terserah. Yang penting saya minta markas baru dibangunkan,” katanya. Ia mengatakan pihaknya diuntungkan karena nilainya lebih menguntungkan mendapatkan markas baru walaupun di pinggiran kota Mataram.
Peletakan batu pertama gedung Makorem 162 Wirabhakti ini dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata, 6 Nopember 2006. Selang 10 hari kemudian, 16 Desember 2006, gedung utama makorem 162 yang lama mengalami kebakaran diduga arus pendek. Sehingga dipindahkan sementara ke kompleks perkantoran milik PT Varindo Lombok Inti di Jalan di Jalan Sriwijaya Mataram.
Adapun pergantian Danrem 162 Wirabhakti, Supriyatno akan menempati jabatan baru sebagai Inspektur Kodam I Iskandar Muda di Banda Aceh. Penggantinya, Abdul Kadir Sultan sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Teritorial di Bandung.(supriyantho khafid)


