MATARAM - Tahun 2007 ini, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memberangkatkan 240 Kepala Keluarga (KK) ke sejumlah provinsi penerima dari rencana semula 190 KK. Penambahan tersebut setelah adanya kesepakatan dengan Bangka Belitung dan Gorontalo.
Kepala Dinas Transmigrasi NTB Lalu Dea Burhanuddin menjelaskan kepada wartawan Rabu (11/7), didampingi Kepala Bagian Humas Pemprop NTB Manggaukang Rabah. ”Para calon transmigran dalam waktu dekat segera akan diberangkatkan secara bertahap,” ujarnya. Tujuan lokasinya Gorontalo, Maluku, Maluku, Utara, Mamuju Sulawesi Barat serta ke semua propinsi di Kalimantan.
Dijelasakannya, para calon transmigran semuanya berasal dari Lombok termasuk diantaranya adalah 25 KK eks petani pemilik lahan calon Bandara Internasional Lombok di Lombok Tengah serta eks petani pemilik lahan yang terkena dampak proyek pembangunan bendungan Pandanduri Swangi, Kabupaten Lombok Timur.
Saat ini dari 1.118 keluarga petani yang terkena dampak rencana pembangunan bendungan Pandandure Swangi sebanyak 100 KK diantaranya akan dimasukkan dalam program transmigrasi Swakarsa Mandiri yang akan ditempatkan di Dusun Jeringo, Desa Perigi, Kecamatan Swela, Kabupaten Lombok Timur.
Setelah penempatan mereka akan diberikan jatah hidup berupa bahan kebutuhan pokok sehari-hari selama setahun selain juga disediakan dana pembinaan desa sebesar Rp250 juta. Menurut Dea, sejak 1981 lalu, setidaknya telah dilakukan penempatan transmigrasi di 41 Unit Permukiman Tramigrasi (UPT) di P. Sumbawa. Dari jumlah tersebut sebanyak 21 UPT telah berkembang menjadi desa serta enam lainnya akan menyusul.(supriyantho khafid).


