MATARAM - Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprop NTB) menyediakan subsidi harga ticket pesawat rute Mataram - Sumbawa Besar dan Mataram - Bima. Subsidi tersebut diberikan untuk pelayanan penerbangan maskapai Trans Nusa agar transportasi dari ibukota kabupaten ke ibukota propinsi terisi kembali. Rute-rute tersebut ditinggalkan oleh Merpati Nusantasra Airlines dan Lion Air yang juga memperoleh subsidi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Bima. Kali ini, mulai Juli 2007 untuk selama setahun dari dana APBD NTB 2007 disiapkan sebesar Rp2 miliar.
Subsidi yang diberikan pemerintah propinsi adalah selisih dari tarif yang ditetapkan pemerintah. ”Ini untuk rangsangan kepada warga di sini. Kalau harganya terlalu mahal, orang tidak mau naik,” ujar Direktur Trans Nusa Juvenile Jodjana kepada LombokNews, seusai penanda tanganan kesepakatan dengan Gubernur NTB Lalu Serinata, Selasa (3/7) di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB.
Lalu Serinata pun mengatakan bahwa subsidi transportasi udara dan laut yang diberikan Pemprop NTB untuk membantu masyarakat memperoleh layanan transportasi udara yang cepat antara pulau Lombok dan pulau Sumbawa. Serta memperlancar arus transportasi laut khususnya untuk pengangkutan barang komoditi potensial yang dihasilkan masyarakat di daerah.
Menghilangnya layanan udara Merpati mengisi rute tersebut bermula dari lancarnya penyeberangan antar Lombok - Sumbawa setelah adanya kapal penyeberangan feri yang menghubungkan Labuan Kayangan Lombok ke Poto Tano Sumbawa. Namun, waktu tempuh perjalanan utamanya dari Bima ke Mataram selama 12 jam.(supriyantho khafid)




