Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Tuesday, 19 June 2007 • EKONOMI

MATARAM - Jatah minyak tanah bersubsidi untuk keperluan omprongan (pengeringan) tembakau Virginia Lombok semakin dikurangi oleh pemerintah. Kalau Tahun 2006 lalu, mereka diberikan jatah sebanyak 45.000 kiloliter atau 45.000 ton untuk tanaman tembakau rakyat seluas 18.000 hektar. Kini berkurang menjadi hanya 36.000 ton minyak tanah untuk tanaman seluas 20.000 hektar.

Alasan pemerintah, pengurangan tersebut dalam rangka penghapusan penyediaan minyak tanah pada tahun 2010. Jadinya, akan semakin banyak biaya bahan bakar minyak tanah untuk omprongan tembakau ditanggung petani, dari harga subsidi Rp2.225 per liter menjadi dikenai harga industri Rp6 ribu.

”Bahan bakar minyak tanah ini akan hilang,” ujar Kepala Dinas Perkebunan Nusa Tenggara Barat Sahabudin Sadar, di kantornya, Selasa (19/6). Untuk menghilangkan beban penggunaan minyak tanah untuk 13.509 unit omprongan di Lombok tersebut, ditawarkan pilihan gas elpiji, batu bara atau briket limbah sekam, cangkrang atau jarak pagar.

Menurut penjelasannya, bahwa jatah minyak tanah bersubsidi akan terus dikurangi. Tahun 2008 jatah yang diberikan hanya 27.000 ton minyak tanah dan 2009 menjadi 18.000 ton, hingga seterusnya Tahun 2010 tersisa 9.000 ton. Yang sudah tercatat akan beralih menggunakan gas elpiji adalah petani yang memiliki 3.000 unit omprongan dinaungi oleh Koperasi Bintang Selaparang Kabupaten Lombok Timur.

Pergantian penggunaan selain minyak tanah untuk omprongan, sebenarnya menyita tenaga. Sebab, memerlukan lebih banyak waktu perlakuan setiap 30 menit dibanding penggunaan minyak tanah. ”Selain itu juga harus menambah tenaga kerja dan menimbulkan polusi,” ujar Sahabudin Sadar.

Ditambahkan kemudian bahwa kebutuhan minyak tanah bersubsidi itu mengingat bahwa omprongan di Lombok adalah milik petani bukan perusahaan seperti yang ada di Bondowoso Jawa Timur dan Klaten Jawa Tengah.

Lombok adalah penghasil tembakau Virginia terbaik di Asia atau nomor empat di dunia setelah Amerika Serikat, Brazilia dan Zimbabwe. Dari tanaman tembakau yang melibatkan 140.000 buruh tani, setiap tahunnya rata-rata dihasilkan 33.000 ton tembakau Virginia. 13 perusahaan produsen rokok besar di Indonesia mendapatkannya dari Lombok. Dan melalui eksportir di Solo Jawa Tengah, juga diekspor ke Bremen Jerman.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
» PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
» PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
» ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
» GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge