Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Thursday, 7 June 2007 • DAERAH

MATARAM - Sekretaris Asosiasi Pengusaha Jasa TKI Nusa Tenggara Barat (NTB) MN Kasdiono menyesalkan Pemerintah Propinsi NTB belum melakukan tindak perlindungan tenaga kerja asal NTB. Saat ini sejumlah 230 perusahaan jasa TKI (PJTKI) di NTB yang beroperasi tidak seluruhnya memberikan pembinaan kepada para TKI yang direkrutnya. Akibatnya, meskipun pemberangkatannya resmi, banyak TKI yang beralih menjadi ilegal lari dari majikan yang ditujunya. Citra PJTKI pun merosot karena tuduhan terjadinya penipuan.

Menurutnya, seharusnya untuk membuka kantor cabang di daerah terbesar kedua jumlah asal TKInya, dilakukan pemberlakuan persyaratan tertentu namun bukan untuk membatasi usaha. Misalnya, seperti yang telah dilakukan di Jawa Timur. Untuk membuka kantor cabang harus memiliki simpanan deposito sebagai jaminan sebesar Rp100 juta. Sedangkan untuk kantor pusat, diwajibkan menyetor deposito Rp500 juta. ”Jadi kalau ada masalah TKInya, untuk tanggungannya, uang tersebut dicairkan,” kata Kasdiono yang juga komisaris PT Jasatama Widya Perkasa.

Untuk lebih memberikan kesempatan yang lebih baik, Kasdiono juga mengusulkan didirikannya perusahaan daerah (Perusda) pengerah jasa TKI. Perusda ini bisa melibatkan kepemilikan sahamnya sebesar 40 persen oleh kalangan profesional dan yang 60 persen dimiliki pemerintah daerah.

Ia mengemukakan bahwa selama ini beban daerah sangat berat untuk menyediakan ongkos kepulangan TKI yang diusir dari Malaysia. Setiap pekan terdapat 100an orang yang dipulangkan, harus ditanggung ongkosnya ke rumah masing-masing di desanya dari Mataram sebesar Rp25 ribu per orang.

Rata-rata setahun TKI yang diberangkatkan dari NTB mencapai 40.000 orang. Sebagian besar tujuan Malaysia. Setiap harinya, TKI mengirimkan uang kepada keluarganya sekitar Rp1,5 miliar.

Gubernur NTB Lalu Serinata menjawab bahwa sebelumnya sudah pernah diajukan usulan peraturan daerah mengenai ketenagakerjaan. ”Namun karena waktu itu menunggu selesainya undang-undang, maka ditangguhkan,” katanya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/20/2008 06:08 am | 5 Comments
» 3 KELOMPOK PETANI ANGGREK DIBANTU RP750 JUTA
11/20/2008 12:49 am | 1 Comment
» PEMPROV NTB SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN
11/19/2008 10:53 pm | 1 Comment
» ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN 4-9 PERSEN
11/19/2008 09:09 pm | 1 Comment
» NTB TERIMA RIBUAN GURU BARU
11/19/2008 02:31 pm | 6 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge