Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Tuesday, 29 May 2007 • EKONOMI

MATARAM - Walaupun persediaan cukup, harga minyak goreng curah di Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin mahal. Naik hingga mencapai Rp9 ribu per kilogram. Bahkan di Kabupaten Sumbawa mencapai Rp10 ribu. Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTB tidak mampu mengatasinya karena alasan kondisi nasional. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB Syarifudin menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintah yang belum berhasil mengatasinya. ”Kami hanya bisa menunggu perkembangan nasional,” ujarnya didampingi Kepala Bagian Humas Pemprop NTB Manggaukang Rabah, Selasa (29/5).

Meskipun persediaan minyak goreng curah di Mataram tidak kurang untuk memenuhi kebutuhanm namun disebutkan oleh Syarifuddin, harga yang masih tetap tinggi dan itu terutama dirasakan oleh masyarakat lapisan menengah ke bawah termasuk industri kecil yang tingkat pemakaian minyak curah mencapai 95 persen. Dijanjikan akan menekan harga pada kisaran Rp6.600 paling tinggi Rp6.800 perkilogram.

Seorang pedagang pisang goreng di belakang Bank Indonesia Mataram, Jum Bustami mengeluhkan mahalnya harga minyak. Setiap harinya sekitar tiga kilogram kebutuhannya. ”Sungguh memberatkan mahalnya minyak goreng ini,” katanya.

Tingkat kebutuhan rata-rata perkapita perhari sebanyak 0.3 liter dari 4,1 juta penduduk NTB atau sekitar 3.750 ton per hari. Menurut Syarifuddin, tanpa menyebut jumlahnya, dengan stock yang ada saat ini dianggap cukup aman karena setiap selang empat hari masuk pasokan minyak dari Surabaya sebanyak 10 hingga 15 ton, ”Itulah makanya kita tidak terlalu panik dengan kondisi saat ini,”katanya.

Sejauh itu, Pemprop NTB belum berniat melakukan operasi pasar (OP) untuk menekan harga pasar. Sebab, lanjutnya, secara nasional OP saat ini baru dilakukan di empat kota besar, Jakarta, Surabaya, Medan dan Makassar, ”Kami berharap OP di Surabaya akan mempengaruhi harga di NTB,” katanya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
» PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
» PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
» ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
» GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge