Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Saturday, 12 May 2007 • ILMU DAN TEKNOLOGI

MATARAM - Bahasa lokal masyarakat Kerajaan Tambora lenyap karena letusan gunung Tambora yang terjadi 10 April 1815. Ini akibat tewasnya penduduk setempat diantara 10.000 jiwa penduduk Kerajaan Tambora atau 117.000 jiwa penduduk tiga kerajaan di sekitarnya. Lainnya Kerajaan Pekat dan Kerajaan Sanggar. Bahasa yang lenyap tersebut adalah mirip bahasa Mon-Khmer di Kamboja. Juga temuan keramik merupakan produk budaya Cina yang mirip dengan keramik dari Annamese Vietnam.
 
Ahli vulkanologi dari University of Rhode Island Prof.DR.Haraldur Sigurdsson mengemukakan hasil penelitiannya tentang akibat letusan gunung api Tambora di daerah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima tersebut, Sabtu (12/5). Semula ia menjelaskannya sewaktu bertemu Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Serinata di ruang kerjanya.

Kemudian ia juga mengulanginya khusus kepada wartawan di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB. Ternyata bahasa masyarakat Tambora sebelum lenyap akibat letusan gunungnya, berbeda dengan bahasa masyarakat NTB, Bugis atau Makassar. ”Letusan Tambora memusnahkan bahasa masyarakat di lokasinya,” kata Haraldur Sigurdsson didampingi DR.Indyo Pratomo dari Museum Geologi Bandung yang juga dari Geological Research and Development Center (GRDC). Ikut pula Wakil Kepala Dinas Pertambangan NTB Heryadi Rahmat dan Wakil Kepala Dinas Kebudayaan NTB Syahbidin M Rifainy.

Haraldur Sigurdsson melakukan penelitian pertama di lokasi pada tahun 1985 dan kedua kalinya, tahun 2004. Yang terakhir, ditemukan keramik dan sisa bangunan pemukiman yang menjadi arang dua meter di bawah permukaan tanah. Ada juga temuan kerangka perempuan yang diduga di dapur karena adanya temuan botol yang meleleh. Setelah direka ulang sebagai mirip rumah umumnya penduduk dan kerajaan di pulau Sumbawa. Sayangnya, karena tanpa pengamanan, temuan di lokasi tersebut hilang diduga akibat diambil penduduk dan akibat banjir.

Dikatakan bahwa berdasar riset yang dilakukannya termasuk studi kepustakaan, pada waktu Tambora meletus, didapati 43 orang dari Kerajaan Tambora, 28 orang dari Kerajaan Pekat dan beberapa orang saja dari Kerajaan Sanggar yang dapat menyelamatkan diri dengan cara berlayar.

Letusan gunung api Tambora yang diperkirakan sebelum meletus tingginya 4.200 meter atau lebih tinggi dari gunung Rinjani di Lombok yang letaknya berada di utara Kabupaten Dompu atau bagian barat Kabupaten Bima yang terjadi pada tahun 1815 adalah terdahsat di dunia.

Akibat letusannya yang ukurannya 10 kali lipat dari letusan Krakatau, membentuk kaldera seluas 100 kilometer persegi, tinggi asapnya hingga 43 kilometer, mengeluarkan 400 juta kubik gas sulfur, belerang yang mempengaruhi daya tembus matahari ke bumi. Sebaran ketebalan muntahannya di sekitar lokasi gunung hingga 50 sentimeter yang menyebabkan tidak adanya tanaman yang bisa tumbuh. Akibat lainnya adalah hilangnya musim semi di Eropah dan hilangnya kota Tambora disebut sebagai Pompeii of the East. Pompeii dikubur sedalam 23 meter akibat letusan gunung Vesuvius di Italia.

Menurut Haraldur Sigurdsson, kalau Pompeii kini bisa dikunjungi dua juta wisatawan setiap tahunnya, maka diharapakan Tambora kelak bisa diminati 100.000an wisatawan.”Kalau situs ini semakin dikenal, pasti didatangi wisatawan. Juga untuk penelitian arkeologi dan budaya,” ucapnya. Dan menyongsong dua abad meletusnya Tambora, 2015 mendatang, sudah diminta melakukan persiapan untuk kepentingan pariwisata NTB.(supriyantho khafid)

1 Comment »
  • wah, saya turut mendukung kalau memang rencana itu direalisasikan.

    Comment by Lely — February 20, 2008 @ 5:43 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » KELUARGA TIGA TKI LOMBOK TIMUR MENERIMA SANTUNAN MASING-MASING RP37 JUTA
    05/17/2012 02:36 pm | 1 Comment
    » KARENA DIRUGIKAN PEMBERITAAN, DOSEN FH UNRAM GUGAT RP7,5 MILIAR
    05/16/2012 07:19 am | 2 Comments
    » HERYADI RACHMAT MERILIS BUKU GEOWISATA NTB
    05/15/2012 11:08 am | 4 Comments
    » DAYA BELI GABUNGAN PETANI NTB 95,53
    05/15/2012 10:27 am | 1 Comment
    » SELAMA 2011 DIDUGA TERJADI 61 KASUS KORUPSI DI NTB
    05/14/2012 08:46 pm | 1 Comment
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com