MATARAM - Rawan premium melanda kota Mataram sekitarnya sejak Selasa (8/5). Kondisi terbatasnya persediaan premium tersebut menyebabkan antrian panjang berlapis-lapis dari dua arah di 30 SPBU se pulau Lombok. Jum’at (11/5) ini, persediaan Depo Pertamina Ampenan tersisa 200 kiloliter (KL) atau 200.000 liter saja yang juga akan dibagi habis. Sedang diupayakan memompa tangki di Depo Pertamina menggunakan air selama kurun waktu lima jam agar dapat mengangkat persediaan di dasarnya untuk mendapatkan 30-50 KL.
Situasi kurangnya persediaan premium ini dikeluhkan oleh pemilik kendaraan utamanya sepeda motor dan angkutan umum termasuk taksi. Sebab, seperti yang dikemukakan pengemudi Taksi Lombok - Blue Bird, untuk bisa mengisi tangkinya 25 liter saja dari 40 liter kapasitas tangki, harus ngantri selama lima jam. ”Kami serba sulit. Tidak bisa bebas mencari penumpang,” ujar Dusuki - pengemudi Taksi Lombok yang ditemui di SPBU Primkopal Ampenan.
Kepala Operasional SPBU Ampenan Petrus Lexi mengatakan semestinya rata-rata pelayanan seharinya 24 KL. Namun, Depo Pertamina Ampenan hanya memberikan jatah delapan kiloliter. Kapasitas tiga unit tangki premiumnya sendiri sebenarnya sebesar 50 KL. Tapi tiga tangkinya juga mengalami kekosongan. Hari ini semestinya melihat panjangnya antrian butuh 32 KL Diperkirakan pelayanan hanya bisa dilakukan hanya sampai sore hari. ”Selama ini belum pernah sekritis seperti sekarang ini. Biasanya bisa dapat 16 KL,”ucapnya.
Pengawas Penerimaan, Penimbunan dan Penyaluran Depo Pertamina Ampenan I Gede Agus Sentanu Putra menjelaskan di kantornya bahwa 30 lembaga penyaluran atau SPBU, hanya diberikan bervariasi sesuai kondisi lokalnya, 5-8-10 KL. Kritisnya persediaan premium di tempatnya mulai Selasa (8/5) lalu. ”Waktu itu hanya tersedia 830 KL dari kemampuan tampung 8.900 KL,” katanya. Setiap harinya normal se pulau Lombok memerlukan suplai 400 KL.
Informasi yang diperoleh I Gede Agus Sentanu Putra, sudah ada kapal tanker Golden Pearl yang berlabuh di Terminal Transit Manggis Karang Asem Bali, Jum’at (11/5) pagi memuat 3.500 KL yang 1.500 KL diantaranya akan dibawa ke Depo Pertamina Ampenan malam harinya. ”Sabtu pagi sudah bisa disuplai ke tangki di sini,” ujarnya kemudian. Karena itu ia meminta para pengusaha SPBU melakukan penyetoran pembayaran sebanyak-banyaknya untuk memudahkan suplai pada Sabtu (12/5) yang akan dilayani hingga malam hari sesuai permintaan. Setelah ini, suplai yang baru diperkirakan tiba Selasa (15/5).(supriyantho khafid)


