Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Thursday, 3 May 2007 • DAERAH

MATARAM - Untuk mendorong percepatan pertumbuhan investasi di daerah tertinggal, Pemerintah Daerah harus meningkatkan pelayanan publik yang baik dengan tidak lagi berprinsip dilayani melainkan melayani.

Penegasan tersebut disampaikan Asisten Deputi Kelembagaan Ekonomi Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ruslan Parangin Angin,sewaktu berbicara dalam rapat Koordinasi Peningkatan Promosi Investasi Daerah Tertinggal, Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (3/5).

Sudah ada enam daerah tertinggal yang berhasil meningkatkan investasi dengan melakukan peningkatan pelayanan public. ”Diantaranya, Kabupaten Seragen, Jimbaran dan Marauke. ,” ujar Ruslan yang mewakil Sekretaris Kementerian Negara PDT Tatang Rachmat Bachrudin.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Bonyo Thamrin Rayes saat pembukaan acara tersebut mengatakan, banyak hal yang harus diperhatikan untuk menggairahkan investasi diantaranya adalah, kepastian hukum menyangkut keamanan, percepatan pelayanan yang tidak berbelit-belit dan hindari pungutan.

Diakui oleh Thamrin, kadang terdengar adanya keluhan dari kalangan pengusaha dari luar daerah bahwa NTB bukan tempat yang tepat untuk investasi dan itu muncul karena berbagai hal yang terkait dengan kondusifitas daerah.

Karena itu sebutnya, segala tindakan yang menghambat percepatan investasi tidak boleh terjadi lagi, “Kita tinggalkan praktek yang secara sadar maupun tidak kita berhianat pada daerah,” katanya.

Thamrin, selain mengingat fungsi pelayanan Pemda dan jajarannya, ia juga menyentil, lambannya pertumbuhan investasi di NTB juga disebabkan ulah investor yang nakal begitu melakukan pembebasan tanah kemudian ditelantarakan begitu saja.

Dia menyebutkan sejumlah contoh seperti, investasi tambak udang di Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat yang dikelola PT. Sekar Abadi Jaya (SAJ) kemudian menjadi terlantar dan para plasmanya kehilangan mata pencaharian.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
» PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
» PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
» ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
» GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge