MATARAM - Rencana PT Sky Aviation membuka sekolah penerbang di Nusa Tenggara Barat didukung oleh Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprop NTB). Pemaparannya sudah dilakukan di depan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Nanang Samodra dan pejabat lainnya, Sabtu (10/3). Adapun perizinananya bukan ditentukan oleh Pemprop NTB.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Soekartadji Anwar mengemukakan dukungan juga telah diberikan oleh berbagai pihak seperti sekolah-sekolah yang akan meluluskan siswanya untuk menjalani pendidikan menjadi penerbang, Pertamina yang menyediakan kebutuhan avtur pesawat, dan bahkan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang daerahnya juga bakal memiliki bandara internasinal di Ketara. ”Sekolah tersebut sangat didukung. Tetapi harus melalui proses perizinan dan perundang-undangan,” ucapnya, Rabu (11/4).
Adanya rencana Sekolah Penerbang tersebut, diketahui oleh Soekartadji dari surat Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan (Distakowasbang) Kota Mataram, 27 Desember 2006. Karenanya, sudah diberikan jawaban diperlukannya persyaratan yang harus dipenuhi. Termasuk paparan yang sudah dilakukan PT Sky Aviation di depan Sekda NTB Nanang Samodra, jajaran Dinas Perhubungan NTB, Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) NTB, anggota musyawarah pimpinan daerah, Komisi D DPRD NTB, bupati dan walikota se NTB termasuk Distakowasbang Kota Mataram.(supriyantho khafid)


