Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Thursday, 22 March 2007 • PENDIDIKAN

MATARAM - 500an orang guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Nusa Tenggara Barat (PGRI NTB) berkumpul di halaman kantor Gubernur NTB, di Mataram, Kamis (22/3) pagi. Mereka melakukan doa bersama dan mempertanyakan kepedulian Pemerintah Propinsi NTB terhadap pembiayaan pendidikan. Mereka mengancam akan melakukan aksi jika tidak dipenuhinya ketetapan 20 persen dana pendidikan dari sejumlah APBD NTB.

Menurut Sekretaris PGRI NTB Ali H A Rahim, dana pendidikan yang disiapkan di NTB pun sangat kecil. Dari APBD 2007 sebesar Rp876 miliar yang disiapkan untuk sector pendidikan hanya Rp57,36 miliar atau 6,5 persen termasuk gaji. Padahal yang diharapkan sebesar Rp175 miliar untuk pendidikan di luar gaji guru. ‘’Itu untuk peningkatan mutu sekolah,’’ ucapnya.

Disebutkannya, bahwa di NTB sudah ada kelompok kerja guru yang meliputi 800 gugus Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak dan 200 Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di SMP/Madrasah Tsanawiyah dan SMA/SMK/Madrasah Aliyah, yang belum disiapkan dananya oleh pemerintah. ‘’Kalau mau maju harus di berikan dana yang memadai,’’ katanya.

Sewaktu dimintai rinciannya melalui telepon, Ali HA Rahim mengemuakan adanya gugus dan MGMP tersebut diperlukan untuk pelatihan yang memerlukan biaya Rp1 miliar, kesejahteraan guru Rp32 miliar dan peningkatan mutu dananya yang diperlukan Rp50 miliar. Ali berharap adanya dana kesejahteraan guru yang dituangkan dalam pembiayaan dana bantuan daerah bawahan. 

Ketua PGRI NTB Lalu Subki menegaskan akan mendesak untuk dipenuhi. Kalau tidak akan dilakukan pembangkangan sosial. ‘’Secara nasional akan dilakukan musyawarah untuk langkah selanjutnya,’’ ucap Subki.

Acara doa bersama guru tersebut dilakukan dalam peringatan setahun keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2005 yang memuat dana pendidikan sebesar 9,3 persen. Adanya acara tersebut belum mengakibatkan terhentinya proses belajar mengajar di sekolah, karena mereka yang hadir adalah kepala sekolah dan guru yang memiliki jadwal sore.(supriyantho khafid)

1 Comment »
  • PENDAPAT SAYA TENTANG DOA BERSAMA YANG DILAKUKAN GURU DI KANTOR GUBERNURAN SAH SAH SAJA,MENGINGAT KECILNYA GAJI DAN TUNJANGAN GURU YANG TIDAK SESUAI DENGAN PENGORBANAN DAN JASA PARA GURU.JADI SAYA HARAP PEMERINTAH KOTA MATARAM PADA KHUSUSNYA DAN NTB PADA UMUMNYA MEMEPERHATIKAN NASIB PERUT PARA GURU.SAYA ADALAH MAHASISWA ASAL LOMBOK YANG BERSEKOLAH DI YOGYAKARTA,SAYA ADALAH MAHASISWA YANG MENDAPAT PROGRAM BEASISWA DIREKTORAT YANG NANTINYA AKAN DI ANGKAT SEBAGAI TENAGA PENGAJAR DI DAERAH ASAL, JADI SAYA JUGA INGIN MEMASTIKAN NASIB SAYA SETELAH LULUS DARI PROGRAM BESISWA INI, APAKAH MENJADI TENAGA HONORER ATAU LANGSUNG DIANGKAT MENJADI PNS,TOLONG BALAS KE E - MAIL SAYA.(PELECIXX@YAHOO.CO.ID)

    Comment by ANDY AFTIHAN — March 26, 2007 @ 12:53 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
    01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
    » PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
    01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
    » PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
    01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
    » ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
    01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
    » GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
    01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge