MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Serinata akan menyampaikan pertanggung jawaban alokasi anggaran kepada para Bupati dan Walikota sembilan daerah se NTB. Penyampaian fakta alokasi dana tersebut menjawab ramainya para bupati dan walikota se pulau Sumbawa yang mempertanyakan besarnya anggaran hanya untuk kepentingan daerah di Lombok saja.
Selama ini, menurut PLT Bupati Dompu Syaifurrahman Salman, pemberian dana APBD NTB tidak proporsional. Karenanya, mereka para wakil bupati dan Sekretaris Daerah dari lima kabupaten-kota se pulau Sumbawa berkumpul di Lakei Dompu, Sabtu - Ahad (18-19/3). Hasilnya, dikeluarkan surat bersama yang meminta keadilan alokasi anggaran yang merata dan transparan.
Selasa (20/3), di Mataram, Gubernur NTB Lalu Serinata memanggil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah NTB Lalu Fathurrahman, Asisten III Bidang Administrasi Nasibun, Kepala Dinas Pertanian Masyhur, Kepala Dinas Kimpraswil dan Kepala Dinas Perhubungan Sekartadji Anwar. ‘’Supaya disiapkan data alokasi anggaran 10 tahun terakhir,’’ kata Kepala Humas Pemerintah Propinsi NTB Manggaukang Rabah.
Rencananya, para sembilan Bupati dan Walikota dan ketua DPRD se NTB diminta datang untuk dibeberkan angkanya. Sebab, selama tiga tahun terakhir, 2004-2006, sebenarnya alokasi proyek fisik cukup besar untuk pulau Sumbawa. Disebutkannya dana dekonsentrasi 2007 untuk empat daerah se pulau Lombok jumlahnya Rp2,216 triliun dan lima kabupaten se pulau Sumbawa sebanyak Rp1,961 sesuai prioritas masalah yang dihadapi daerah. Misalnya dana pendidikan yang disesuaikan dengan jumlah sekolah dan besarnya penduduknya. ‘’Penetapannya berdasar asas keseimbangan. ‘’Itu yang ingin diluruskan. Tidak ada pembedaan Lombok dan Sumbawa,’’ ujarnya.
Namun, dimintanya mereka tidak membandingkan dengan adanya proyek pembangunan bandara Internasional Lombok dan kawasan wisata Putri Mandalika di Lombok Tengah yang nilainya triliunan rupiah yang sedang disiapkan segera dikerjakan.(supriyantho khafid)


