Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Tuesday, 20 March 2007 • EKONOMI

MATARAM - Selasa (20/3) siang di kota Sumbawa Besar, 100an orang asal Ropang Sumbawa mendatangi Bupati Sumbawa Jamaluddin Malik . Mereka mengatas namakan Aliansi LSM Pro Investasi Tana Samawa meminta segera mengatasi pengangguran. Caranya, memberikan rasa aman agar ekplorasi tambang PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) di lokasi Dodo dan Rinti bisa dilanjutkan kembali.

Mereka yang terdiri dari kalangan LSM, ex pekerja eksplorasi Dodo-Rinti, dan masyarakat dipimpin oleh tiga aktivisnya Imanudin Opet Bujik dari Forum Kota Sumbawa, Topan dan Uban meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa pro aktif agar PT NT kembali melakukan eksplorasi. ‘’Kami sudah lama menganggur. Jangan biarkan pelaksanaan eksplorasi tanpa rasa aman,’’ kata Imanuddin Opet Bujik melalui telepon.Tahun lalu, kawasan eksplorasi NNT di Dodo dirusak dan dibakar warga Ropang yang menuntut dana kompensasi.

Sewaktu diterima langsung oleh Jamaluddin Malik, mereka mendapatkan jawaban bahwa PT NNT akan segera membuka kembali kantor perwakilannya di Sumbawa Besar, April nanti. ‘’Kami akan perhatikan aspirasinya,’’ ucapnya. Dikatakannya kesediaannya untuk segera mengupayakan kembalinya PT NNT melakukan eksplorasi di Dodo dan Rinti.
 
Di Mataram, Kepala Bagian Humas Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprop NTB) Manggaukang Rabah kepada wartawan, Selasa (20/3) sore, menjelaskan bahwa dilibatkannya PT Bumi Resources Tbk dalam pengambilan saham PT NNT sebesar 31 persen hingga 2010 nanti, berdasar rekomendasi dari Departemen Keuangan. ‘’Kami tidak tahu sebelumnya siapa investor yang bisa digandeng sebagai mitra,’’ ujarnya.

Pemerintah Propinsi NTB selaku wakil pemerintah pusat  tidak ingin terlambatnya pengambil alihan saham jatah divestasi 2006 sebesar tiga persen senilai US $ 109 juta yang jatuh temponya 8 Mei mendatang. ‘’Kalau sampai gagal diambil alih tepat waktu, maka saham akan dilempar ke swasta dan perorangan. Ini yang tidak diinginkan. Kita hanya menjadi penonton,’’ katanya.

Pemprop NTB menyatakan tidak ingin terjadinya kekisruhan yang timbul akibat keinginan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang ingin mendapatkan saham tiga persen tersebut sendirian. Sebaliknya, Pemprop NTB yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak Bumi Resources yang akan menanggung seluruhnya pembayaran harga saham, tetapi pembagian sahamnya pada perusahaan patungan yang dibentuknya kelak menjadi 85 persen milik Bumi Resources dan 15 persen milik pemda.(supriyantho khafid) 

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge