MATARAM - Operasional kapal ferry pada lintasan penyeberangan Pelabuhan Lembar (Lombok Barat) - Padangbai (Bali) akan ditutup selama lebih dari 24 jam pada Senin (19/3) terkait kegiatan Hari Raya Nyepi bagi umat agama Hindu.
”Ini hal rutin setiap tahun. Jadi masyarakat pengguna jasa transportasi laut pada lintasan Lembar –Padangbai sangat memahaminya,” kata Aswin Manejer Operasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Lembar kepada wartawan Jum’at (16/3) di Mataram.
Menurut Aswin, penutupan penyeberangan dari P. Lembar mulai diberlakukan Senin (19/3) pada pukul 06.00 Wita, sedangkan larangan penyeberangan di P. Padangbai mulai diberlakukan terhitung Minggu (18/3) pada pukul 20.00 Wita Dengan demikian sebutnya, kapal terakhir yang melakukan penyeberangan dari Padangbai adalah pada pukul 19.30 hari Minggu (18/3). Sedangkan penyeberangan terakhir dari Lembar pada pukul 04.30 setelah itu tidak ada lagi penyeberangan selama lebih kurang 24 jam.
Selanjutnya, penyeberangan akan dibuka kembali dari Lembar menuju Padangbai pada pukul 01,30 Selasa (20/3) begitu juga kapal dari Padangbai akan mulai beroperasi lagi pada pukul 07.30 Selasa pagi.
Dikatakan pula oleh Aswin, penutupan sementara penyeberangan pada lintasan tersebut tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan terhadap arus penyeberangan barang dan jasa di pelabuhan Lembar tersebut. Bahkan, di Pelabuhan Lembar, lampu tetap akan dinyalakan seperti biasa berbeda dengan di Padangbai yang mayoritas Hindu lampu praktis padam pada malam hari.(supriyantho khafid).

