Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Tuesday, 6 March 2007 • TRANSPORTASI

MATARAM – 6 Maret 2007
Administrator Pelabuhan (Adpel) Lembar menghentikan operasional tujuh dari 16 unit kapal feri yang melayari Lembar Lombok Barat - Padangbai Bali. Lima unit kapal harus naik dok dulu untuk memenuhi kelayakan dan dua unit lainnya harus melengkapi persyaratan minor yang dimiliki.

Larangan berlayar tujuh unit kapal tersebut dijelaskan Adpel Lembar Lilik Hariwanto. ”Ini hasil audit kelayakan yang dilakukan selama sepekan terakhir. Lima kapal itu diperintahkan doking,” katanya, sewaktu dihubungi,Selasa (6/3) pagi. Menurutnya, ia tidak takut melarang berlayarnya kapal-kapal tersebut demi keselamatan ribuan penumpang yang memerlukan transportasi.

Lembar - Padangbai adalah jalur ekonomi Nusa Tenggara Barat ke Jawa melalui Bali. Bahkan merupakan jalur utama transport barang dari Nusa Tenggara Timur tujuan Jawa dan sebaliknya.

Adapun lima unit kapal yang dilarang berlayar dan diperintahkan naik dok tersebut adalah KMP Nusa Penida, KMP Nusa Bhakti, KMP Nusa Sejahtera, KMP Putri Gianyar dan KMP Salindo. Kapal tersebut harus menjalani uji menyeluruh. KMP Nusa Bhakti telah mengalami kebakaran sewaktu melakukan pelayaran dari Padangbai ke Lembar, Sabtu (13/1) sore.

Sedangkan dua unit kapal lainnya yaitu KMP Marina Segunda dan KMP Rodhita tidak diberikan surat izin berlayar. Alasannya, harus melengkapi persyaratan minoritas kesempurnaan alat penolong seperti baju pelampung, sekoci dan alat pemadam kebakaran. Ada yang baju pelampungnya kurang lengkap karena 10 unit rusak. ”Padahal sangat vital,” ucapnya.

Lilik Hariwanto menyebutkan baru melakukan audit kelayakan terhadap kapal yang melayani lintasan Lembar - Padangbai. Ia menerima perintah untuk melakukan audit terhadap kapal-kapal feri penyeberangan Lembar-Padangbai, Labuan Kayangan Lombok Timur - Poto Tano Sumbawa Barat, Sape Bima - Labuan Bajo Manggarai Nusa Tenggara Timur. Untuk melakukan audit tersebut ia melibatkan delapan orang tenaga marine inspector di Nusa Tenggara Barat.

Manajer Operasional Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Lembar - Padangbai Aswin mengatakan pelayanan penyeberangan tidak terpengaruh berkurangnya tujuh unit kapal yang dilarang berlayar tersebut. Jadwal pemberangkatan setiap 1,5 jam tetap diberlakukan. ”Tidak masalah pelayanan penyeberangan. Bisa tetap terisi,” katanya. Hanya dikatakannya bahwa pada bulan Pebruari - April adalah termasuk bulan sepi pengguna kapal penyeberangan.

Namun ia mengaku mengikuti petunjuk dari Stasiun Meteorologi dan Geofisikan Selaparang di Mataram sesuai kondisi cuaca. Seperti yang terjadi Sabtu (3/3) malam, ada tiga jadwal pemberangkatan yang dibatalkan karena cuaca buruk di selat Lombok.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge