Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Tuesday, 23 January 2007 • NASIONAL

MATARAM - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir meminta Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak takut terhadap partai politik jika mengganti menteri dalam kabinet yang dipimpinnya. ”Presiden harus berani mereshufle kabinetnya. Tidak usah takut sama partai politik,” katanya. Sebab pergantian tersebut demi kepentingan bangsa.

Ia tidak sependapat dengan pernyataan pencabutan mandat terhadap presiden dan wakil presiden. Sebab tidak mungkin dilakukan oleh seorang demonstran. Yang berhak mencabut mandat adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat. ”Karenanya anggap saja guyonan politik,” ujarnya kemudian. Banyak orang tidak puas dan boleh tidak puas terhadap kepemimpinan presiden SBY dan wakil presiden Jusuf Kalla.
 
Dilakukannya pergantian menteri ekonomi, menurutnya perlu terhadap para menteri yang menangani ekonomi masyarakat. Sebab, mereka tidak mampu mengatasi krisis - pengangguran dan kemiskinan. Mereka tidak bisa mengimbangi kerja keras Presiden dan Wakil Presiden. ”Saya mengusulkan menterinya diganti supaya sektor riil bisa jalan,” ujarnya. Soetrisno Bachir mengemukakannya sewaktu berada di Mataram selesai pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PAN Nusa Tenggara Barat, yang diketuai M Jabir dan Sekretaris Dianul Hayesi, Selasa (23/1) petang.

Disebutkan bahwa sekarang ini kondisi usaha kecil menengah semakin terpuruk. Rakyat tidak menikmatinya. Dikehendakinya pergantian menteri-menteri ekonomi agar kondisi ekonomi makro bagus dan indikasi inflasi bagus. Rupiah stabil, bunga bank turun.

Masalah pergantian menteri-menteri ekonomi itu dikaitkan dengan penolakan pembayaran tunjangan komunikasi yang diterima anggota DPRD berdasar Peraturan Pemerintah Nomor : 37. Penolakan itu dilakukan, sebab situasinya belum memungkinkan untuk menerimanya karena masyarakat masih selesai mengalami krisis ekonomi dan musibah terjadi dimana-mana.

Tetapi, kawatir hilang, pengembalian uangnya itu bukan diserahkan kepada birokrat. Uang tunjangan tersebut bisa diwujudkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat miskin. Misalnya untuk keperluan irigasi desa. ”Kalau ekonomi sudah membaik, PAN bisa menerimanya,” ucapnya.

PAN memahami dana tunjangan komunikasi itu bisa digunakan untuk kepentingan anggota DPRD yang jauh jangkauannya dengan anggota partainya. Karena itu, pemberian tunjangan tersebut bisa berbeda nilainya tergantung luas wilayah. ”Waktunya jangan sekarang. Kita harus tahu isi hati rakyat,” ujarnya. Kalau nantinya ekonomi masyarakat Indonesia sudah membaik, maka tunjangan tersebut bisa langsung diberikan.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge