Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 9 January 2007 • DAERAH

MATARAM - Kondisi indeks pembangunan manusia Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih rendah. Di urutan 33 terbelakang di Indonesia, usia harapan hidup penduduknya 60,5 tahun di bawah rata-rata nasional. Angka melek huruf 78,8 persen yang berarti masih banyak yang harus dientaskan dari buta aksara. Rata-rata lama sekolah hanya 6,6 tahun atau rata-rata pendidikan hanya tamatan sekolah dasar sederajat. Dan pendapatan perkapita terbilang rendah yaitu Rp623 ribu yang berdampak pada angka kemiskinan.

Wakil Gubernur NTB Bonyo Thamrin Rayes mengemukakannya sewaktu menerima tim Komisi V DPR RI, Kamis (4/1). ”Saya heran. Dulu di urutan 23 sekarang menjadi 33. Nggak masuk akal. Merosot 10 digit,” katanya. Masih tidak percaya, ia menduga ada kesalahan atau unsur politis yang menyudutkan pemerintahan yang dijalaninya sekarang ini.

Ia mengungkapkannya setelah menjelaskan kemungkinan Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam pecah. Bonyo meminta pemerintah menambah dana pembangunan infrastruktur. Sebab, keinginan membentuk Propinsi Pulau Sumbawa berdalih kurangnya pemerataan pembangunan infrastruktur dibanding daerah pulau Lombok. ”Walaupun dana yang diserap pulau Sumbawa cukup besar, tetapi Pemerintah Propinsi NTB dinilai tidak adil,” ujarnya.

Menurut Bonyo, distribusi penduduk yang tidak merata sangat berpengaruh terhadap proses pemerataan pembangunan khususnya sarana infrastruktur wilayah secara merata dan menjangkau seluruh daerah. ”Meski hampir seluruh program pembangunan infrastruktur fisik tahun 2006 diarahkan ke pulau Sumbawa, belum mengatasi kondisi sarana wilayah yang terbatas,” ujarnya. Di pulau Lombok dengan dana yang sama pembangunan fisik wilayah menunjukkan hasil yang nyata.

Akibatnya, di pulau Sumbawa masih banyak kawasan potensial, obyek wisata dan kawasan pesisir di pulau Lombok yang terisolir. Ini karena belum tersedianya fasilitas perhubungan atau transportasi darat dan laut yang memadai. Kondisi sarana prasarana wilayah potensial Tambora, lingkar selatan pulau Sumbawa dan Lombok masih sangat minim. Jalan negara dan jembatan kebanyakan telah mengalami kerusakan.

Dijelaskannya bahwa pulau Lombok yang meliputi empat kota dan kabupaten luasnya 23,51 persen atau sepertiga dari luas pulau Sumbawa dihuni oleh 2,93 juta jiwa sama dengan 70,65 persen penduduk NTB. Kepadatannya 617,76 jiwa per kilometer persegi. Sedangkan pulau Sumbawa yang meliputi lima kota dan kabupaten luasnya 76,49 persen dari luas NTB sama dengan tiga kali pulau Lombok penduduknya 1,22 juta jiwa atau 29,35 persen yang berarti kepadatannya 78,88 jiwa per kilometer persegi.

Selain itu, di NTB masih terdapat 87 kecamatan dan 414 desa yang tergolong wilayah tertinggal. Hanya 20 kecamatan yang memperoleh program pengembangan kecamatan dan 26 kecamatan sebagai lokasi pelaksanaan program pengembangan kecamatan dan pedesaan (P2KP).(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» KELUARGA TIGA TKI LOMBOK TIMUR MENERIMA SANTUNAN MASING-MASING RP37 JUTA
05/17/2012 02:36 pm | 1 Comment
» KARENA DIRUGIKAN PEMBERITAAN, DOSEN FH UNRAM GUGAT RP7,5 MILIAR
05/16/2012 07:19 am | 2 Comments
» HERYADI RACHMAT MERILIS BUKU GEOWISATA NTB
05/15/2012 11:08 am | 4 Comments
» DAYA BELI GABUNGAN PETANI NTB 95,53
05/15/2012 10:27 am | 1 Comment
» SELAMA 2011 DIDUGA TERJADI 61 KASUS KORUPSI DI NTB
05/14/2012 08:46 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com