MATARAM - Setelah terbakar diduga akibat arus pendek, 16 Nopember lalu, akhirnya markas Komando Resort Militer (Korem) 162 Wirabhakti dipindahkan sementara ke kompleks perkantoran milik PT Varindo Lombok Inti di Jalan di Jalan Sriwijaya Mataram, Jum’at (15/12) pagi. Pindahan markas tersebut dilakukan bersamaan dengan peringatan ulang tahun TNI Angkatan Darat. Hadir, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata dan para pejabat dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Gedung utama di kompleks lama markas Korem 162 Wirabhakti di Jalan Pejanggik Mataram, yang semula masih ditempati, terbakar seluruh bagian atas bangunannya. Kebakaran tersebut terjadi 10 hari setelah mulai dilakukannya pembangunan kompleks baru di jalan lingkar selatan Mataram. ”Mulai hari ini semuanya resmi pindah ke sini,” kata Komandan Korem 162 Wirabhakti Kolonel Art Suprayitno, seusai menjadi inspektur upacara peringatan ulang tahun TNI AD.
Kepindahan sementara markas Korem 162 Wirabhakti tersebut hingga selesainya kompleks baru yang pembangunannya terhitung mulai Senin, 6 Nopember lalu. Nilainya, Rp8 miliar berupa bangunan baru seluas 1.800 meter persegi di atas lahan seluas 1,7 hektar di pinggiran selatan kota Mataram.
Rencananya, gedung baru berlantai dua tersebut diselesaikan dalam waktu tujuh bulan. Supriyatno menyebut tukar-tukaran markasnya tersebut sebagai okupasi yang diizinkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat. ”Okupasi itu pertukaran asset oleh pihak kedua. Proses pergantian yang ada kompensasinya bangunan,” ujarnya.
Sebagai inisiatifnya berdalih lokasi lama yang terletak di jalan protokol kota Mataram, sudah tidak memadai, bentuk dan fungsinya. Penggunaannya selanjutnya nanti diserahkan kepada Varindo Lombok Inti. ”Untuk apa terserah,” katanya.(supriyantho khafid)


