Lombok Sumbawa Online
Google
 
Thursday, 30 November 2006 • SOSIAL

MATARAM - Ketua Tim Pemantau Pelaksanaan Haji Embarkasi Nusa Tenggara Barat (NTB) Yoyoh Yusro mendapati tenaga kesehatan haji di NTB hanya dua orang dinilai tidak memadai untuk melayani 450 orang anggota jamaah jaji satu kelompok terbang (kloter). Seharusnya minimal tiga orang, satu orang dokter dan dua orang paramedis selaku pembantunya.

Alasan Yoyoh Yusro, yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, kurangnya tenaga kesehatan haji NTB tersebut mengingat tidak biasanya para calon haji melakukan perjalanan jauh dan kondisi luar daerah, perbedaan cuaca dan budaya serta  menjalani ibadah yang cukup berat. Apalagi mereka harus melayani jamaah yang tidak berada di satu lokal. ”Ini masukan buat Menteri Agama untuk menambah. Ini berat. Sangat kurang,” katanya sewaktu berada di Asrama Haji NTB di Mataram, Kamis (30/11).

Menurutnya, perbedaan budaya dan mentalitas orang di sekitarnya bisa membuat anggota jamaah haji dari daerah bisa mengalami shock. Ibadah haji disebutnya memerlukan fisik yang tangguh. Para anggota tenaga kesehatan itu pun menjalani giliran melayani keluhan jamaah dan juga keperluan ibadahnya sendiri.

Selain itu, Yoyoh Yusro juga mengemukakan pemasangan identitas bendera mera putih dan tulisan Indonesia - NTB yang menempel di dada baju jamaah, menyatu. Ia mengharapkan untuk selanjutnya, pemasangannya harus dipisahkan penempatannya.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama NTB Lalu Suhaimi Ismy mengatakan bahwa jamaah haji NTB tahun ini mengalami keringanan pembayaran ongkos pesawat pergi pulang Mataram-Surabaya sebesar Rp214.000 dari sebelumnya Rp1,7 juta menjadi hanya Rp1.486.000. Maskapai Air Asia memenangkan penawaran transportasi haji menyisihkan maskapai lokal Indonesia lainnya.
 
Yang menguntungkan jamaah haji NTB lainnya adalah lebih cepat diberangkatkan dari Mataram pada sore hari dan keberangkatannya dan dari Surabaya berselang empat jam kemudian, sekitar pukul 23.00 Waktu Indonesia Tengah. Karena itu mereka bisa langsung berada di ruang tunggu bandara internasional Juanda. Sebelumnya, para jamaah NTB pergi dan pulang harus transit di gedung TKI.

Sebanyak 450 orang anggota kloter 07 embarkasi Surabaya asal Lombok Tengah NTB mulai diberangkatkan dilepas sebelumnya di Asrama Haji NTB oleh Asisten I Sekretaris Daerah Djaswad. Mereka yang dipimpin oleh Tuan Guru Haji Fadli Fadil Tohir dari Pondok Pesantren Yatofa Bodak diantaranya Bupati Lombok Tengah Lalu Wiratmaja dan empat orang tuan guru. ”Bahkan ada dua orang anggota jamaah saya yang menderita stroke yang ukurannya tidak bisa mengatasi dirinya sendiri,” katanya.

Tahun 2006 ini, jumlah calon haji NTB yang berangkat 4.449 orang berkurang 21 orang karena mengundurkan diri, membatalkan keberangkatannya. Rincian per daerah asal NTB adalah Mataram 617 orang, Lombok Barat (434), Lombok Tengah (874), Lombok Timur (1.061), Sumbawa (344), Sumbawa Barat (114), Dompu (202), Kabupaten Bima (533) dan kota Bima (247).(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» PELANTIKAN GUBERNUR NTB DITUNDA
08/28/2008 06:16 pm | 2 Comments
» MENDAKI RINJANI YANG CANTIK
08/28/2008 10:45 am | 1 Comment
» INDUSTRI AGRO DI PULAU SUMBAWA
08/28/2008 10:42 am | 3 Comments
» ABDUL MALIK JADI SEKDA NTB
08/27/2008 10:32 am | 4 Comments
» KPUD NTB KAWATIR JADWAL PELANTIKAN GUBERNUR NTB TERPILIH TERGANGGU
08/27/2008 04:29 am | 3 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge