Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Monday, 6 November 2006 • HANKAM

MATARAM - Markas Komando Resimen (Korem) 162 Wirabhakti di atas lahan seluas 50 are di tengah kota Mataram diambil alih PT Varindo Lombok Inti. Nilainya, Rp8 miliar berupa bangunan baru seluas 1.800 meter persegi di atas lahan seluas 1,7 hektar di pinggiran selatan kota Mataram. Senin (6/11) pagi, pembangunan markas yang baru tersebut dimulai ditandai peletakan batu pertamanya oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata. Rencananya, gedung baru berlantai dua tersebut diselesaikan dalam waktu tujuh bulan.

Komandan Korem 162 Wirabhakti Kolonel Art Supriyatno menyebut tukar-tukaran markasnya tersebut sebagai okupasi yang diizinkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat. ”Okupasi itu pertukaran asset oleh pihak kedua. Proses pergantian yang ada kompensasinya bangunan,” ujarnya.

Sebagai inisiatifnya berdalih lokasi lama yang terletak di jalan protokol kota Mataram, sudah tidak memadai, bentuk dan fungsinya. Penggunaannya selanjutnya nanti diserahkan kepada Varindo Lombok Inti. ”Untuk apa terserah. Yang penting saya minta markas baru dibangunkan,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya diuntungkan karena nilainya lebih menguntungkan mendapatkan markas baru walaupun di pinggiran kota Mataram. Sewaktu berbicara sebagai pengantar kata, Suprayitno meminta Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata, Walikota Mataram Moh.Ruslan dan Bupati Lombok Barat Iskandar ikut membantu melengkapi tambahan ruang koperasi dan lainnya. ”Saya tidak minta duit. Silahkan bantuannya langsung kepada pelaksana konstruksinya,” ucapnya.

Direktur PT Varindo Lombok Inti Izzat Husin menolak pertukaran lokasi ini sebagai hubungan bisnis tetapi bentuk pengabdian perusahaannya. Katanya, Varindo dimintai tolong untuk membangunkan gedung yang baru di tempat yang luas. ”Siapa lagi kalau bukan kami yang melakukannya,” ujarnya.

Gubernur Nusa Tnggara Barat Lalu Serinata mengatakan perlunya daya dukung memadai kantopr pusat pengendali operasional. ”Di jantung kota Mataram memang sempit. Kurang representatif,” katanya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
» ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
» GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
» PETANI TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK MINTA MINYAK TANAH
01/05/2009 12:38 pm | 1 Comment
» INDONESIA DILECEHKAN INTERNASIONAL
01/05/2009 02:00 am | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge